PMR MAN 2 PONOROGO PADA PERINGATAN HARI AIDS SEDUNIA
0 menit baca
ceritarelawan.id, Ponorogo - Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV.Cairan yang terdapat pada manusia, seperti darah dan cairan sperma adalah sebagai jalan masuknya virus HIV/AIDS tersebut.
Di Indonesia sendiri telah banyak pemberitaan mengenai kasus keganasan Virus tersebut. merupakan hal yang sangat memprihatinkan bagi kita semua, karena virus ini bukan hanya menyerang orang dewasa saja, namun remaja yang merupakan harapan bangsa sebagai generasi penerus dan agen perubahan , tidak terlepas dari virus ini.
Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.
Untuk itu PMR MAN 2 PONOROGO mengikut sertakan dirinya untuk ikut andil dalam penanganan masalah penyakit HIV/AIDS tersebut dengan mengadakan aksi damai pada tanggal 30 November 2013.
Syaifudin ketua umum PMR MAN 2 Ponorogo menyampaikan, aksi damai ini dilakukan oleh 50 anggota PMR yang bertempat dibundaran pasar legi ponorogo serta bekerjasama dengan kepolisian.
Rangkaian dari acara tersebut dimulai dari pembukaan, sambutan dari kepala MAN 2 Ponorogo dan dari POLRES PONOROGO dilanjutkan dengan Orasi dan membagikan bungan mawar merah kepada pengendara disekitar bundaran pasar legi.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Ponorogo menyampaikan kepada anak didiknya, bahwa beliau merasa bangga dengan diadakannya aksi damai tersebut secara tidak langsung mereka telah menjadi “Peer educator” atau pendidik sebaya bagi remaja lainnya.
Sementara itu perwakilan dari POLRES Ponorogo menyampaikan, Beliau meminta agar kerjasama yang baik ini tidak berhenti sampai disini dan akan berlanjut dikemudian hari.Karena secara tidak langsung juga mereka telah membantu tugas kepolisian untuk mensosialisasikan masalah penyakit HIV/AIDS.
Lebih lanjut lagi Rudi Andriyanto selaku fasilitator PMR MAN 2 PONOROGO mengatakan, pada intinya pemuda harus mengambil tanggung jawab dan menjadi solusi atas masalah yang menimpa generasinya.
Karena, nasib bangsa ini kedepannya ditentukan oleh generasi muda sekarang, jika generasi muda sekarang ini baik, maka nasib bangsa kedepannya akan baik pula.Namun apabila generasi muda sekarang ini jelek atau hancur, maka nasib bangsa kita yang akan datang tinggallah sebuah cerita atau dongeng.
