Hebat! PMR SMPN 2 Sutojayan Siap Tangani Darurat dengan Pelatihan Khusus!
0 menit baca
![]() |
| Suasana pembukaan kegiatan pelatihan pertolongan pertama di SMPN 2 Sutojayan |
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda agar sigap dan peduli terhadap keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
SMP Negeri 2 Sutojayan, dengan kepala sekolah Cahyo Ruhmadiyanto, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka acara ini.
Dalam sambutannya, Cahyo menekankan pentingnya pelatihan ini bagi para siswa sebagai persiapan untuk menjadi individu yang tanggap dan cerdas menghadapi situasi darurat.
"Kami berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan akademik, tetapi juga memiliki kualitas kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan dalam situasi kritis," ujarnya dengan tegas.
Pembina PMR, Happy Nurahmadani dan Anis Rofiqoh, memberikan dukungan penuh dalam setiap langkah pelatihan PMR. Mereka, dengan keterampilan dan pengalaman yang mengesankan, secara konsisten memotivasi anggota PMR untuk berkontribusi lebih dalam mengembangkan budaya hidup sehat di sekolah.
"Pelatihan ini menyediakan materi komprehensif tentang pertolongan pertama yang disampaikan oleh fasilitator berpengalaman dari PMI Kabupaten Blitar, Hanif Al Badri dan Agus Hariadi,". Ujarnya
"Kedua fasilitator ini dikenal luas atas dedikasi mereka dalam mendidik masyarakat mengenai pentingnya pertolongan pertama,". Jelasnya
"Mereka memiliki reputasi yang kuat dalam menyampaikan materi secara mudah dipahami dan mudah diaplikasikan oleh para siswa,". Tambahnya
Agus Hariadi menjelaskan bahwa materi pelatihan mencakup dasar-dasar penanganan luka, teknik CPR (Cardiopulmonary Resuscitation), penanganan pendarahan, hingga cara menghadapi korban syok dan patah tulang.
"Praktik langsung diberikan kepada peserta agar mereka dapat mempraktikkan teori yang diperoleh dalam skenario simulasi," terangnya.
"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama dengan tepat dan cepat," tambahnya.
Dengan selesainya kegiatan ini, SMP Negeri 2 Sutojayan berharap bahwa para peserta akan menjadi pelopor dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya tindakan pertolongan pertama di antara rekan-rekan mereka. Pelatihan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan peserta tetapi juga memupuk rasa tanggung jawab sosial dan solidaritas, karakter esensial bagi mereka yang terlibat dalam organisasi sosial seperti PMR.
SMP Negeri 2 Sutojayan memiliki rencana untuk mengadakan kegiatan serupa secara berkala di masa depan. Visi sekolah ini adalah memastikan bahwa setiap generasi siswa yang lulus memiliki kemampuan untuk menghadapi situasi darurat dengan profesionalisme dan empati. Hal ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk mencetak lulusan yang tidak hanya berprestasi akademik tetapi juga peduli dan bertanggung jawab terhadap sesama.
Dengan pelatihan ini, PMR SMP Negeri 2 Sutojayan menunjukkan kesiapan dan kesiagaan mereka untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan keamanan lingkungan. Ini menjadikan sekolah ini sebagai salah satu pelopor institusi pendidikan yang memprioritaskan keselamatan dan kesehatan dalam setiap aspek pendidikan.
![]() |
| Foto bersama PMI dan SMPN 2 Sutojayan usai kegiatan |
"Semangat ini diharapkan dapat terus menyulut antusiasme seluruh elemen sekolah dalam mewujudkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan hidup dengan bijaksana dan berani,". Tutup kepala sekolah, Cahyo Ruhmadiyanto.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

