BREAKING NEWS

PMI Banjarnegara Salurkan Bantuan Tunai untuk Korban Longsor Situkung

lintas86.com, Banjarnegara – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Banjarnegara telah memulai proses pendistribusian bantuan langsung tunai kepada masyarakat terdampak bencana longsor di Situkung, Pandanarum. Jumat, (28/11/2025)

Bantuan ini diharapkan dapat memberikan sedikit keringanan bagi para korban yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam tersebut.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Aji Piluroso, menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan hasil dari permintaan dan persetujuan pencairan oleh komandan pos komando tanggap bencana longsor Situkung. 

"Bantuan langsung tunai dicairkan setelah mendapatkan persetujuan pemangku kebijakan melalui nomor rekening posko induk yang dikelola oleh PMI Banjarnegara," ujarnya.

Pada tahap pertama pendistribusian ini, bantuan sebesar Rp. 157.200.000,- telah disalurkan. Menurut Aji, bantuan tunai ini diberikan berdasarkan beberapa klasifikasi yang telah ditentukan oleh data pemerintah desa setempat. Salah satu klasifikasi penerima bantuan adalah pelajar atau mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar kecamatan Pandanarum dan di luar Kabupaten Banjarnegara. 

Sebanyak 10 pelajar yang berada di luar Kecamatan Pandanarum masing-masing menerima Rp. 700.000,-, sedangkan 11 pelajar yang berada di luar Kabupaten Banjarnegara menerima Rp. 1.000.000,-.

Selain untuk para pelajar, bantuan langsung tunai tahap pertama juga diperuntukkan bagi 322 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban terdampak bencana longsor Situkung. Dari jumlah ini, terdapat dua klasifikasi penerima bantuan, yaitu terdampak langsung yang meliputi RT 2, 3, dan 4, serta terdampak tidak langsung yang mencakup RT 1. 

"Untuk KK yang terdampak langsung, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp. 500.000,-, sementara untuk KK yang terdampak tidak langsung mendapatkan Rp. 300.000,-" jelas Aji.

Seorang penerima bantuan, David, yang merupakan warga Situkung RT 2 RW 3, menyatakan rasa terima kasihnya atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan relawan PMI selama masa darurat bencana.

 "Terima kasih juga kami sampaikan kepada relawan PMI yang hadir di setiap lini dan pos-pos mendampingi kami selama masa darurat bencana. Pelayanannya sangat ramah dan membuat kami nyaman," ucapnya dengan penuh rasa syukur. 

David berencana memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin selama dirinya tinggal di pengungsian.

Di sisi lain, Plh Ketua PMI Banjarnegara, Noor Tamami, menjelaskan bahwa PMI yang diberi mandat untuk mengelola bantuan donasi terus melakukan koordinasi dan update penerimaan serta pengeluaran dengan transparan. 

"Kami memastikan pengelolaan donasi dilaporkan secara berkala dan transparan kepada seluruh masyarakat dan dapat dilihat melalui media sosial," terangnya.

 Noor juga menegaskan bahwa prosedur ketat diberlakukan dalam pengeluaran anggaran, dan semua dilakukan dengan izin tertulis dari pejabat serta pihak yang berwenang.

Melalui langkah ini, diharapkan para korban longsor di Situkung dapat terbantu dan bangkit kembali dari kondisi bencana yang mereka alami. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bersama PMI dan instansi terkait terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan transparan demi meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar