Operasi Keselamatan Semeru: Polres Ponorogo Apresiasi Pengendara Tertib dengan Helm dan Cokelat


lintas86.com, Ponorogo – Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar Satlantas Polres Ponorogo Polda Jawa Timur menghadirkan suasana berbeda yang mengedepankan edukasi dan apresiasi kepada pengendara yang patuh berlalu lintas.

Di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Ponorogo, pengendara yang melintas sempat dihentikan petugas bukan untuk ditilang, melainkan diberi hadiah berupa cokelat, bunga, dan helm gratis. Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Dewo Wishnu Setya Kusuma, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan penghargaan bagi pengendara yang tertib.

“Selamat pagi, mbak, Ini dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2026. Mohon ditunjukkan SIM dan STNK,” ujar AKP Dewo saat menghentikan salah satu pengendara. Setelah memastikan kelengkapan surat dan kepatuhan, petugas langsung memberikan cokelat dan bunga sebagai bentuk apresiasi.

Tak hanya pengendara umum, pelajar yang tertib berlalu lintas juga mendapat perhatian khusus. Sejumlah pelajar yang dihentikan petugas awalnya terkejut, namun kemudian merasa lega mengetahui bahwa razia ini bersifat edukatif. 

Fitri Nur, pelajar SMK asal Kecamatan Sampung, mengungkapkan bahwa dirinya selalu mematuhi aturan, termasuk membawa SIM dan kelengkapan motor.

Selain itu, Satlantas Polres Ponorogo juga membagikan helm gratis kepada orang tua yang mengantar anaknya ke sekolah dengan tertib. Helm tersebut langsung dipasangkan ke kepala anak oleh petugas sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan anak-anak.

“Sayangi anaknya ya, bu. Ini kami pakaikan helm supaya aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata AKP Dewo.

Menurut AKP Dewo, pembagian helm dan cokelat ini merupakan reward bagi masyarakat yang patuh aturan lalu lintas sekaligus pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi anak-anak yang sering lupa dipakaikan helm oleh orang tua saat berkendara jarak dekat.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Ponorogo berjalan kondusif dengan strategi preemtif dan preventif, serta tindakan represif secara selektif bagi pelanggar. Dari 58 pelanggaran yang tercatat, mayoritas dilakukan oleh pelajar sehingga fokus edukasi diarahkan ke kalangan pelajar dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

“Tidak hanya tilang, tapi juga sosialisasi ke sekolah-sekolah. Namun jika ada pelanggaran berat, tetap kami tindak sesuai mekanisme,” pungkas AKP Dewo.

Operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas demi terciptanya kondisi jalan yang aman dan tertib di Ponorogo.


Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Operasi Keselamatan Semeru: Polres Ponorogo Apresiasi Pengendara Tertib dengan Helm dan Cokelat
  • Operasi Keselamatan Semeru: Polres Ponorogo Apresiasi Pengendara Tertib dengan Helm dan Cokelat
  • Operasi Keselamatan Semeru: Polres Ponorogo Apresiasi Pengendara Tertib dengan Helm dan Cokelat
  • Operasi Keselamatan Semeru: Polres Ponorogo Apresiasi Pengendara Tertib dengan Helm dan Cokelat
  • Operasi Keselamatan Semeru: Polres Ponorogo Apresiasi Pengendara Tertib dengan Helm dan Cokelat
  • Operasi Keselamatan Semeru: Polres Ponorogo Apresiasi Pengendara Tertib dengan Helm dan Cokelat

Posting Komentar