Jemaat Santa Maria Ponorogo Bersama PMI Sukses Gelar Donor Darah Paskah 2026
lintas86.com, Ponorogo – Dalam suasana khidmat Paskah 2026, Gereja Santa Maria Ponorogo berhasil menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk konkret kepedulian sosial.
Acara ini berlangsung pada Minggu, 15 Maret 2026, di area gereja, dengan kerjasama erat antara jemaat dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo.
Joko Basuki, selaku Ketua Panitia, mengutarakan visi dari penyelenggaraan acara ini.
"Di tengah perayaan Paskah 2026, donor darah kami anggap sebagai bentuk nyata solidaritas kepada sesama. Meski hanya 15 pendonor yang diizinkan PMI, ini bukan soal jumlah, namun komitmen kita bersama dalam menumbuhkan rasa kepedulian sosial," jelas Joko.
Melkias Sugia Koboga, pendonor yang berasal dari Nabire, berbagi kisahnya.
"Ini kali pertama saya mendonor. Ada sedikit rasa pusing, tapi itu wajar. Saya ingin berpartisipasi dengan ikhlas, menandakan kontribusi kecil untuk kemanusiaan," paparnya antusias.
Pihak PMI Ponorogo, melalui Mahendra, menyampaikan apresiasi atas dukungan jemaat Santa Maria dalam menjaga ketersediaan darah.
"Kami sangat menghargai partisipasi aktif dari jemaat Santa Maria. Dukungan ini sangat berarti, terutama menghadapi meningkatnya kebutuhan darah di bulan Ramadan dan Idul Fitri," ungkap Mahendra penuh haru.
Acara ini merupakan salah satu respons terhadap seringnya kekurangan pasokan darah di tengah permintaan yang terus meningkat di masyarakat.
Hubungan baik yang terjalin antara organisasi keagamaan dan lembaga sosial seperti PMI sangat penting dalam memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di masyarakat Ponorogo.
Setiap tetes darah yang disumbangkan di kegiatan ini membawa dampak besar bagi mereka yang membutuhkan. Mahendra menambahkan,
"Semoga dengan adanya donor ini, banyak nyawa bisa terselamatkan dan penerima darah dapat merasakan harapan baru."
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, jemaat Santa Maria Ponorogo telah menunjukkan komitmen mereka dalam memupuk kesadaran sosial.
Dengan upaya berkelanjutan seperti ini, diharapkan masyarakat Ponorogo semakin memperkuat jiwa sosial, khususnya dalam menghadapi tantangan kebutuhan darah di masa depan.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi




Posting Komentar