Longsor Mengakibatkan Penutupan Total Jalur Trenggalek–Ponorogo


lintas86.com, Trenggalek - Sebuah bencana alam berupa longsor besar-besaran terjadi di jalur nasional Trenggalek-Ponorogo, tepatnya di Kilometer 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Selasa sore, (3/3)

Insiden ini menutup total akses lalu lintas jalan tersebut, dengan material longsor berupa batu berukuran sangat besar yang sepenuhnya menutup badan jalan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh hujan deras yang disertai angin kencang sejak siang hari. 

"Sebelumnya hujan deras dan angin kencang mengguyur wilayah ini, dan akhirnya mengakibatkan material longsor dan batu berukuran besar jatuh ke badan jalan. Untungnya, tidak ada pengguna kendaraan yang melintas saat kejadian," kata Stefanus.

Menurut laporan awal BPBD yang disebarkan melalui akun media sosial resmi mereka, tebing yang memiliki ketinggian sekitar 50 meter mengalami longsor. Hal ini menyebabkan material serta batu berukuran besar melompati tangkis beton sebelum jatuh tepat di tengah badan jalan. Selain batu, tanah dan material lain juga menutupi sebagian ruas jalan. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dampaknya terhadap aktivitas transportasi setempat cukup signifikan.

"Pengendara yang hendak melintas terpaksa memutar balik dan mencari jalur alternatif. Kami telah memasang pembatas dan melakukan pengamanan lokasi guna mencegah kendaraan mendekat ke area rawan," tambah Stefanus.

Kondisi tanah yang masih labil meningkatkan risiko terjadi longsor susulan.

 "Kami masih melakukan asesmen lanjutan dan menunggu kedatangan alat berat serta pemecah batu untuk proses evakuasi," katanya lagi.

Langkah-langkah tanggap darurat segera diterapkan oleh berbagai pihak, termasuk anggota Koramil 0806/09 Tugu, yang bergerak cepat ke lokasi untuk memasang rambu penutupan arus lalu lintas di sekitar pertigaan SPBU Nglongsor. Diharapkan, inisiatif ini dapat mengurangi potensi kecelakaan dan memastikan keamanan pengguna jalan.

Penutupan jalan ini diproyeksikan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang dan menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik antara Trenggalek dan Ponorogo.

 Sesuai dengan kondisi terkini, diperlukan penanganan dengan alat berat dan koordinasi lintas instansi untuk mempercepat upaya pembersihan material longsor dan normalisasi jalur transportasi.

BPBD mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk menghindari jalur ini sementara waktu hingga proses pembersihan selesai dan keamanan jalur dapat dipastikan sepenuhnya. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan penanganan insiden ini dapat dilakukan secara efisien dan efektif.

Penulis: arif
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Longsor Mengakibatkan Penutupan Total Jalur Trenggalek–Ponorogo
  • Longsor Mengakibatkan Penutupan Total Jalur Trenggalek–Ponorogo
  • Longsor Mengakibatkan Penutupan Total Jalur Trenggalek–Ponorogo
  • Longsor Mengakibatkan Penutupan Total Jalur Trenggalek–Ponorogo
  • Longsor Mengakibatkan Penutupan Total Jalur Trenggalek–Ponorogo
  • Longsor Mengakibatkan Penutupan Total Jalur Trenggalek–Ponorogo

Posting Komentar