MAN 1 Ponorogo Dukung Bimbingan Remaja Usia Sekolah Melalui Program The Most KUA - lintas86
HEADLINE

MAN 1 Ponorogo Dukung Bimbingan Remaja Usia Sekolah Melalui Program The Most KUA


lintas86.com, Ponorogo - MAN 1 Ponorogo, salah satu lembaga pendidikan berlatar belakang agama di Kabupaten Ponorogo, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang diadakan dalam kerangka program The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat). 

Dalam acara pembukaan yang diselenggarakan di Aula MAN 1 Ponorogo pada Rabu (4/3/2026), Kepala Sekolah Dr. Nuurun Nahdiyyah K.Y, M.Pd.I memberikan sambutan hangat dan menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.

Nuurun Nahdiyyah menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari visi madrasah untuk mempersiapkan siswa-siswinya sejak dini agar menjadi individu yang unggul dan berakhlak. "

Alhamdulillah dan terima kasih kepada KUA Kecamatan Babadan yang telah menempatkan kegiatan ini di MAN 1 Ponorogo dengan mengusung tema BRUS Bimbingan Remaja Usia Sekolah. Ini adalah kesempatan emas bagi anak-anak kami untuk mendapatkan pembinaan yang ber nilai positif bagi pengembangan diri mereka," ujarnya.

Menurutnya, program ini tidak hanya berfungsi sebagai agenda temporer, melainkan diharapkan dapat berkelanjutan melalui kolaborasi yang lebih erat dengan berbagai instansi terkait. 

MAN 1 Ponorogo, dengan jumlah siswa sebanyak 750 orang, aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan oleh Kementerian Agama Ponorogo, menunjukkan antusiasme besar dari seluruh elemen madrasah.
Dr. Nuurun Nahdiyyah K.Y, M.Pd.I Kepala MAN 1 Ponorogo saat memberikan sambutan

Kegiatan BRUS diharapkan dapat memberikan dampak positif dan relevan dengan program madrasah lainnya, seperti kegiatan pemulasaran jenazah yang digelar saat pondok Ramadan. 

Nuurun mencatat pentingnya edukasi terkait pemulasaran jenazah, terutama bagi kaum perempuan yang masih minim keterlibatannya. 

"Fakta di masyarakat menunjukkan bahwa perempuan masih jarang terlibat dalam pemulasaran jenazah perempuan. Oleh karena itu, pembinaan sejak dini ini diharapkan dapat mengubah keadaan tersebut," tambahnya.

Program The Most KUA dirancang untuk meningkatkan proaktifitas Kantor Urusan Agama dalam melakukan pendampingan dan edukasi kepada remaja, sehingga semakin banyak keluarga yang memenuhi konsep sakinah dan maslahat di masa mendatang. 

"Kami berharap program ini dapat membantu membangun generasi remaja yang sholih dan sholihah. Dengan demikian, keluarga yang maslahat dapat diwujudkan sejak dini dan memberikan kontribusi nyata pada pembangunan sumber daya manusia unggul di Jawa Timur," tutup Nuurun.

Penulis: arif 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar