Tebar Kebaikan: Gabungan Unit PMR Ponorogo Bagikan 4600 Takjil, 167 Sembako, dan Santunan untuk 57 Anak Yatim


lintas86.com, Ponorogo - Semarak kemanusiaan kembali menyala di Ponorogo dengan diadakannya kegiatan berbagi takjil, sembako, dan santunan oleh gabungan unit Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai sekolah di daerah ini. Acara yang diselenggarakan selama beberapa hari yakni 6, 7, 10, 12, dan Maret 2026 ini berhasil menyalurkan bantuan berupa 4.600 paket takjil, 167 paket sembako, dan santunan kepada 57 anak yatim-piatu.

Kegiatan ini diikuti oleh beberapa sekolah, termasuk SMPN 1 Jetis, SMPN 2 Ponorogo, SMKN 2 Ponorogo, SMPN 1 Jenangan, dan SMKN 1 Badegan, yang masing-masing berkontribusi membagikan takjil dengan jumlah total 4.600 paket. Rinciannya, SMPN 1 Jetis, SMPN 2 Ponorogo, SMKN 2 Ponorogo, dan SMPN 1 Jenangan masing-masing menyumbang 1.000 paket, sementara SMKN 1 Badegan menyumbang 650 paket.

Selain itu, bakti sosial sembako yang dilakukan oleh sekolah-sekolah tersebut menghasilkan total 167 paket sembako yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. SMKN 2 Ponorogo menyumbangkan 37 paket, SMPN 2 Ponorogo 35 paket, SMPN 1 Jetis 37 paket, SMPN 1 Jenangan 37 paket, SMPN 5 Ponorogo 10 paket, dan SMKN 1 Badegan menyumbangkan 11 paket.

Tak hanya itu, acara ini juga memberikan santunan kepada 57 anak yatim-piatu dari berbagai sekolah dan masyarakat. Para penerima donasi ini termasuk 15 anak dari SMPN 1 Jetis, 17 anak dari SMPN 1 Jenangan, 10 anak dari SMPN 2 Ponorogo, 4 anak dari SMKN 2 Ponorogo, dan 4 anak dari SMPN 2 Babadan. Selain itu, 1 anak dari SMAN 1 Kauman, 1 anak dari SMAN 1 Jenangan, serta 5 anak dari masyarakat juga menerima santunan tersebut.

Yoga Muhammad Ali, fasilitator PMR dari PMI Ponorogo yang mendampingi kegiatan ini, mengatakan, 

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas dari anak-anak muda PMR kita. Kami berharap kegiatan semacam ini dapat terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya."

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial di lingkungan mereka. 

Menurut seorang anggota PMR dari SMKN 2 Ponorogo,
 
"Mengikuti kegiatan PMR ini membuat saya berpikir lebih kritis dan peduli terhadap sekitar. Ini bukan hanya tentang membagikan bantuan, tetapi juga tentang belajar menjadi manusia yang lebih baik."

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Tebar Kebaikan: Gabungan Unit PMR Ponorogo Bagikan 4600 Takjil, 167 Sembako, dan Santunan untuk 57 Anak Yatim
  • Tebar Kebaikan: Gabungan Unit PMR Ponorogo Bagikan 4600 Takjil, 167 Sembako, dan Santunan untuk 57 Anak Yatim
  • Tebar Kebaikan: Gabungan Unit PMR Ponorogo Bagikan 4600 Takjil, 167 Sembako, dan Santunan untuk 57 Anak Yatim
  • Tebar Kebaikan: Gabungan Unit PMR Ponorogo Bagikan 4600 Takjil, 167 Sembako, dan Santunan untuk 57 Anak Yatim
  • Tebar Kebaikan: Gabungan Unit PMR Ponorogo Bagikan 4600 Takjil, 167 Sembako, dan Santunan untuk 57 Anak Yatim
  • Tebar Kebaikan: Gabungan Unit PMR Ponorogo Bagikan 4600 Takjil, 167 Sembako, dan Santunan untuk 57 Anak Yatim

Posting Komentar