PMI DKI Jakarta Siagakan Tim Kesehatan pada Lebaran Betawi 2026
lintas86.com, Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta turut ambil bagian dalam perhelatan Lebaran Betawi ke-18 Tahun 2026 dengan menghadirkan layanan kesehatan dan pertolongan pertama bagi masyarakat yang memeriahkan kegiatan tersebut. Sabtu (11/4)
Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PMI Provinsi DKI Jakarta, Nurhasanuddin, mengatakan bahwa Lebaran Betawi merupakan tradisi budaya tahunan masyarakat Betawi di Jakarta yang biasanya dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri, sebagai momentum untuk bersilaturahmi sekaligus melestarikan budaya.
Pada perayaan tahun ini Lebaran Betawi mengusung tema 'Lebaran Betawi untuk Jakarta, Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi untuk Menuju Kota Global' ini, dilaksanakan di Lapangan Banteng sebagai tempat untuk merawat kebersamaan.
Lebaran Betawi 2026 diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta bersama Bamus Betawi, Majelis Kaum Betawi, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga dan mengembangkan budaya Betawi.
Dalam momentum tersebut, PMI Provinsi DKI Jakarta berperan aktif mendukung kelancaran kegiatan melalui layanan kemanusiaan. Kehadiran PMI menjadi wujud komitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung.
"PMI hadir dalam perhelatan Lebaran Betawi dengan mengerahkan satu unit ambulans serta tiga petugas kesehatan yang siap memberikan layanan kesehatan dan pertolongan pertama apabila dibutuhkan. Hal ini merupakan langkah antisipatif terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung," kata Nurhasanuddin.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas sosial serta meningkatkan kepedulian kemanusiaan di tengah masyarakat Jakarta.
Ia menambahkan, PMI Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan dan pertolongan pertama sebagai bagian dari misi kemanusiaan.
"Semoga kegiatan ini dapat terus memupuk kebersamaan dan keharmonisan antar seluruh elemen masyarakat, tidak hanya warga Betawi, tetapi juga seluruh etnis yang ada di Jakarta. Kemanusiaan harus tetap menjadi misi bersama dalam membangun Jakarta sebagai kota global,” tambahnya.
Penulis: Benhil
Editor: Redaksi


Posting Komentar