Warga Link Buk Kauman Kidul Campurdarat Gelar Sholawat dan Doa Bersama Sambut Muharram 1448 H di Ponpes Daruttaibin

LINTAS86.com, TULUNGAGUNG – Memperingati momentum pergantian tahun Islam, warga Lingkungan Buk Kauman Kidul bersama Pondok Pesantren Daruttaibin, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung menggelar acara keagamaan bertajuk "Link Buk Bersholawat dan Doa Bersama". 
Acara khidmat ini dilaksanakan pada Sabtu (04/07/2026) malam demi menyambut datangnya Tahun Baru Hijriah 1448 atau yang akrab dikenal oleh masyarakat Jawa Suronan.
Menariknya, agenda religi perdana ini ditempatkan di calon gedung baru Pondok Pesantren Daruttaibin. 
Ratusan warga, pemuda, jajaran perangkat RT, hingga jajaran tokoh masyarakat setempat tampak memadati lokasi sejak petang hari untuk berkhidmat mencari keberkahan tahun baru.

Mempererat Silaturahmi Lintas Generasi

Kebersamaan antara lembaga pesantren dan warga sekitar menjadi fondasi utama kesuksesan acara Suronan kali ini. Pihak pesantren memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi penggunaan aula bangunan baru yang representatif untuk menampung antusiasme jemaah yang hadir.

Sinergi Pemuda Link-Buk dan Santri

Ketua Pemuda sekaligus Ketua Panitia Acara, Taufikurrizal, dalam sambutannya menyatakan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. 
Taufik menekankan bahwa esensi utama dari acara ini bukan sekadar seremonial pergantian tahun, melainkan wadah nyata untuk mempererat tali persaudaraan.
"Puji syukur terhadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala, malam ini kita bisa berkumpul dalam rangka acara libur bersholawat bersama menyambut peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga kita semua mendapat keberkahan hidup, serta selawat dan salam senantiasa tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW agar kita mendapatkan syafaatnya," ujar Taufikurrizal di hadapan jemaah.
Taufikurrizal yang mewakili seluruh jajaran pemuda dan panitia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Pondok Pesantren Daruttaibin.
 "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga Pesantren yang telah memberikan fasilitas ruang di tempat gedung baru ini. Tak lupa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung dan ikut berkhidmat sehingga acara perdana ini berjalan baik. Kami memohon maaf jika masih ada kekurangan dalam hal apa pun, karena ini adalah rintisan pertama kami," pungkasnya.

Rangkaian Acara Setelah Maghrib hingga Isya

Rangkaian ritual keagamaan ini disusun secara terstruktur untuk menjaga kekhusyukan jemaah:
  • Sesi Ba'da Maghrib: Diisi dengan ritual pembacaan doa bersama dipimpin langsung oleh tokoh agama setempat, Kiai Jazuli.
  • Sesi Ba'da Isya: Menjadi puncak acara kemeriahan Suronan yang diisi dengan lantunan selawat nabi secara massal. Gema selawat ini dipandu oleh Jamiyah Sholawat Al Ittihad.

Menatap Kemuliaan Bulan Muharram dan Sejarah Hari Asyura

Selain lantunan doa dan selawat, jemaah yang hadir juga mendapatkan siraman rohani mengenai keutamaan sosiologis dan teologis dari bulan Muharram. Penjelasan mendalam ini disampaikan oleh perwakilan tokoh masyarakat Kauman Kidul.

Makna Historis Bulan Suro menurut Tokoh Masyarakat

Tokoh masyarakat setempat, Kiai Abdul Kholik, memberikan ulasan mendalam mengenai alasan mengapa umat Islam wajib memuliakan bulan Muharram atau bulan Suro dalam kalender Jawa. 
Menurutnya, bulan pertama dalam kalender Hijriah ini menyimpan banyak peristiwa sejarah besar yang menyelamatkan peradaban para nabi terdahulu dari kezaliman.
"Alhamdulillah, malam hari ini kita semua bisa melaksanakan peringatan menyambut tahun baru Islam. Muharram adalah tahun lahirnya kalender kita yang menyimpan banyak sejarah penting. Salah satu di antaranya adalah momentum ketika Allah SWT mengabulkan doa dan memberikan pertolongan besar dari langit kepada para nabi terdahulu," jelas Abdul Kholik dalam sambutannya.
Beliau mencontohkan beberapa peristiwa penting, seperti diselamatkannya Nabi Musa AS dari kejaran tentara Firaun dengan membelah lautan yang terjadi tepat pada hari Asyura atau tanggal 10 Muharram. 
"Ini menjadi bukti bahwa Muharram adalah bulan kemenangan dan bulan dikabulkannya doa-doa hamba yang beriman," tambahnya.

Fadhilah Amalan Penghapus Dosa Setahun Lalu

Lebih lanjut, Abdul Kholik memotivasi para pemuda dan warga yang hadir untuk mempersiapkan diri menyambut hari Asyura (10 Muharram) dengan amalan-amalan sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, seperti berpuasa dan memperbanyak sedekah kepada anak yatim.
"Berdasarkan beberapa hadits, barang siapa yang menghidupkan malam hari raya atau hari-hari mulia di bulan Muharram dengan zikir dan kebaikan, maka Allah akan meningkatkan derajatnya setinggi hitungan helai rambut yang ada di tubuhnya. Hikmah paling besar yang perlu kita ketahui adalah, puasa pada tanggal 10 Muharram nanti diyakini oleh para ulama dapat menghapuskan dosa-dosa kecil kita selama satu tahun penuh yang lalu," papar Abdul Kholik.
Di akhir pidatonya, Abdul Kholik berharap momentum kebersamaan di bangunan baru Ponpes Daruttaibin ini bisa menjadi awal mula dari kegiatan rutin tahunan yang membawa dampak kemaslahatan ekonomi, sosial, dan spiritual yang berkelanjutan bagi warga Lingkungan Buk Kauman Kidul secara luas.

Pentingnya Kolaborasi Pesantren dan Komunitas Pemuda

Acara "Link Buk Bersholawat" menjadi sebuah contoh nyata bagaimana nilai-nilai keagamaan tradisional mampu menyatukan kelompok pemuda modern dengan lembaga pesantren salaf di Tulungagung.

Dampak Positif Kegiatan Religi bagi Lingkungan:

  • Benteng Moral Remaja: Menjadi alternatif kegiatan positif bagi para pemuda desa di malam hari agar terhindar dari potensi gesekan atau kegiatan negatif di jalanan raya Campurdarat.
  • Integrasi Budaya Sosial: Menghidupkan kembali identitas kultural gotong royong warga berbasis rukun tetangga (RT) yang belakangan ini sering tergerus oleh era digitalisasi.
  • Pemanfaatan Ruang Publik: Menjadikan calon gedung baru Pondok Pesantren Daruttaibin sebagai pusat episentrum edukasi dan silaturahmi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat pembatas.
Acara  ditutup dengan ramah tamah, menegaskan sebagai salah satu wilayah yang subur dengan iklim dakwah kultural yang damai di Link-Buk Kauman Kidul Campurdarat Tulungagung.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Warga Link Buk Kauman Kidul Campurdarat Gelar Sholawat dan Doa Bersama Sambut Muharram 1448 H di Ponpes Daruttaibin
  • Warga Link Buk Kauman Kidul Campurdarat Gelar Sholawat dan Doa Bersama Sambut Muharram 1448 H di Ponpes Daruttaibin
  • Warga Link Buk Kauman Kidul Campurdarat Gelar Sholawat dan Doa Bersama Sambut Muharram 1448 H di Ponpes Daruttaibin
  • Warga Link Buk Kauman Kidul Campurdarat Gelar Sholawat dan Doa Bersama Sambut Muharram 1448 H di Ponpes Daruttaibin
  • Warga Link Buk Kauman Kidul Campurdarat Gelar Sholawat dan Doa Bersama Sambut Muharram 1448 H di Ponpes Daruttaibin
  • Warga Link Buk Kauman Kidul Campurdarat Gelar Sholawat dan Doa Bersama Sambut Muharram 1448 H di Ponpes Daruttaibin

Posting Komentar