Sinergi Kemanusiaan di Kantor Camat Senduro Berhasil Amankan Puluhan Pasokan Kantong Darah
Penyelenggaraan pelayanan ini ditujukan untuk mempermudah akses masyarakat di tingkat kecamatan dalam menyumbangkan darah secara aman dan terstruktur. Tim medis profesional yang bertugas di lapangan merinci distribusi golongan darah yang berhasil diselamatkan, yakni golongan darah B sebanyak 16 kantong, golongan darah O sebanyak 16 kantong, golongan darah A sebanyak 7 kantong, serta golongan darah AB sebanyak 5 kantong. Tambahan pasokan ini langsung dialokasikan untuk mempercepat pelayanan kebutuhan darurat pasien di berbagai rumah sakit daerah.
Meskipun antusiasme masyarakat cukup tinggi, tim kesehatan juga mencatat adanya 12 orang calon pendonor yang terpaksa ditunda proses pengambilannya demi menegakkan prosedur keselamatan pasien. Berdasarkan hasil skrining awal, pembatalan tersebut disebabkan oleh faktor klinis yang bervariasi, antara lain 4 orang terdeteksi memiliki kadar Hb rendah di bawah 12.5 g/dl, 6 orang memiliki riwayat medis penunjang lainnya, 1 orang mengalami kondisi tensi rendah, dan 1 orang tidak memenuhi syarat berat badan minimal yakni di bawah 45 kilogram.
Langkah taktis melalui pelayanan langsung ke wilayah kecamatan ini mendapat apresiasi mendalam dari jajaran manajemen kemanusiaan tingkat kabupaten. Pengurus Bidang Humas, Iswarini Jamilah, menegaskan bahwa pemetaan donor di area pemukiman seperti Kecamatan Senduro menjadi kunci utama dalam menjaga status aman cadangan darah daerah dari risiko kelangkaan mendadap.
"Partisipasi aktif warga instansi seperti ini sangat krusial dalam menjaga ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD). Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut secara berkala. Dengan terkumpulnya kantong darah ini, diharapkan dapat menambah ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah Kabupaten Lumajang, terutama untuk jenis golongan darah yang sering dibutuhkan namun ketersediaannya terbatas," terang Iswarini Jamilah secara resmi, seperti dikutip dari ANEWS.co.
Melalui keberhasilan agenda rutin ini, pihak manajemen terus mendorong penguatan ekosistem pelayanan publik yang humanis dan responsif, sekaligus mengedukasi warga agar konsisten menjadikan donor darah berkala sebagai bagian dari pemenuhan gaya hidup sehat masyarakat modern.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar