500 Jamaah Hadiri Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Demak
Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, mengonfirmasi data perbandingan tersebut secara mendetail kepada awak media. Menurut verifikasi laporan lapangan, terjadi pertumbuhan eksponensial dalam keterlibatan masyarakat umum pada kegiatan majelis keagamaan ini. Ratusan jemaah memenuhi area pendopo utama hingga ke area pelataran luar secara tertib.
“Kalau kemarin Hasanatain 1 sampai 30 dengan gambaran yang hadir 300, sekarang sampai 500,” ujarnya.
Pihak panitia juga melakukan verifikasi asal daerah para peserta yang hadir di lokasi. Hasil pendataan menunjukkan pergerakan jemaah tidak lagi didominasi oleh warga lokal dari wilayah Kabupaten Demak saja. Sejumlah rombongan jemaah tercatat datang dari luar daerah dan luar pulau, dengan titik keberangkatan terjauh terkonfirmasi berasal dari DKI Jakarta, wilayah Provinsi Jawa Timur, hingga rombongan jemaah asal Provinsi Jambi yang sengaja datang menggunakan moda transportasi darat secara kolektif.
Meluasnya sebaran wilayah asal jemaah ini direspons positif oleh organisasi santri. Kenaikan jumlah kehadiran ini menjadi bukti konkret bahwa konsolidasi organisasi santri berjalan efektif. Bertambahnya jumlah jemaah secara berkesinambungan menjadi modal sosial yang penting bagi penegakan syiar Islam sekaligus penguatan jaringan silaturahmi antar-daerah di Indonesia, yang berpusat di kota wali Demak.
Acara akbar ini berlangsung dengan pengamanan ketat dan tertib dari awal hingga akhir. Seluruh rangkaian ritual peribadatan, mulai dari pembacaan manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, pelantunan syair-syair pujian Maulidur Rasul, hingga penutupan doa bersama, diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia. Kehadiran jajaran pimpinan daerah seperti Bupati Eisti'anah mempertegas dukungan penuh pihak otoritas birokrasi terhadap kelestarian tradisi keagamaan tahunan di lingkungan Pendopo Demak.
Penulis: A Delano
Editor: Redaksi

Posting Komentar