PMI Lumajang Salurkan 17.500 Liter Air Bersih dalam 5 Trip


LINTAS86.com, LUMAJANG - Distribusi air bersih Lumajang kembali dilakukan pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kegiatan pelayanan kemanusiaan tersebut dilaksanakan PMI Kabupaten Lumajang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih.

Berdasarkan laporan kegiatan, pelayanan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Armada yang digunakan adalah satu unit truk engkel N 9336 YC dengan dukungan satu tandon berkapasitas 2.400 liter dan dua tandon berkapasitas masing-masing 550 liter.

Lokasi distribusi berada di Dusun Ngesong, Desa Barat, Kecamatan Padang.

Wilayah yang menjadi sasaran pelayanan meliputi RT/RW 33/08, 34/08, 35/08, 36/08, 38/09, 39/09, 40/09 dan 41/09.

Sepanjang kegiatan berlangsung, petugas melakukan lima kali perjalanan distribusi.

Dari lima perjalanan tersebut, total air bersih yang berhasil disalurkan mencapai 17.500 liter.

Distribusi dilakukan melalui tujuh titik layanan yang telah ditentukan untuk menjangkau masyarakat penerima manfaat.

Data lapangan menunjukkan sebanyak 232 kepala keluarga menerima pasokan air bersih dari kegiatan tersebut.

Sementara jumlah penerima manfaat tercatat mencapai 813 jiwa yang terdiri dari 375 laki-laki dan 438 perempuan.

Sekretaris sekaligus Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, mengatakan kegiatan distribusi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Distribusi air bersih terus kami lakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga hari ini total air bersih yang telah disalurkan PMI Kabupaten Lumajang mencapai 833.000 liter," katanya.

Selain distribusi harian yang mencapai 17.500 liter, laporan juga mencatat akumulasi distribusi di Dusun Ngesong telah mencapai 539.000 liter.

Data tersebut menunjukkan bahwa wilayah tersebut menjadi salah satu daerah yang secara rutin menerima layanan distribusi air bersih.

Sementara itu, distribusi yang dilakukan di Dusun Wonoasih dan Dusun Wonosari, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, mencapai 294.000 liter.

Jika digabungkan, total distribusi hingga Selasa (27/10/2026) mencapai 833.000 liter.

Secara kronologis, armada distribusi mulai bergerak pada pagi hari menuju wilayah sasaran. Setelah proses penyaluran pada titik pertama selesai, armada kembali melakukan pengisian dan melanjutkan perjalanan ke titik berikutnya hingga lima kali perjalanan dapat diselesaikan.

Pola distribusi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh titik layanan memperoleh pasokan air sesuai kebutuhan yang telah terdata sebelumnya.

Kegiatan berlangsung hingga sore hari sebelum akhirnya seluruh rangkaian distribusi dinyatakan selesai.

Nurhadi Santoso menegaskan bahwa pemantauan kebutuhan warga akan terus dilakukan.

"Kami akan terus memantau kebutuhan di lapangan dan mengupayakan pelayanan distribusi air bersih sesuai kondisi serta permintaan masyarakat di wilayah terdampak," ujarnya.

Data distribusi menunjukkan bahwa pelayanan air bersih masih menjadi kebutuhan yang harus terus dijalankan. Pasalnya, kebutuhan air berkaitan langsung dengan aktivitas rumah tangga masyarakat.

Meski laporan resmi tidak merinci identitas warga penerima manfaat, jumlah penerima yang mencapai ratusan keluarga menunjukkan pentingnya distribusi tersebut bagi masyarakat.

Penulis: Zabidi 

Editor: Redaksi

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • PMI Lumajang Salurkan 17.500 Liter Air Bersih dalam 5 Trip
  • PMI Lumajang Salurkan 17.500 Liter Air Bersih dalam 5 Trip
  • PMI Lumajang Salurkan 17.500 Liter Air Bersih dalam 5 Trip
  • PMI Lumajang Salurkan 17.500 Liter Air Bersih dalam 5 Trip
  • PMI Lumajang Salurkan 17.500 Liter Air Bersih dalam 5 Trip
  • PMI Lumajang Salurkan 17.500 Liter Air Bersih dalam 5 Trip

Posting Komentar