Khitan Massal Gratis HUT 167 Sidoarjo: 140 Anak Terlayani
0 menit baca
lintas86.com, Sidoarjo - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo yang ke-167, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sidoarjo bersama Dinas Kesehatan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan khitan massal gratis yang berlangsung meriah di Pendopo Delta Wibawa. Sebanyak 140 anak dari berbagai wilayah di Sidoarjo mendapatkan pelayanan khitan dengan fasilitas dan peralatan medis modern tanpa dipungut biaya.
Drs. Aunur Rofiq, Kepala Markas PMI Kabupaten Sidoarjo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan agama generasi penerus.
Kegiatan ini merupakan sinergi antara PMI, Dinas Kesehatan, dan BAZNAS yang bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal sekaligus menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak dini. Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak dapat menjalani proses khitan dengan nyaman dan aman, serta mendapatkan dukungan moral dari keluarga dan masyarakat sekitar.
Pendopo Delta Wibawa yang megah menjadi saksi berlangsungnya kegiatan khitan massal yang penuh semangat ini. Deretan tempat tidur telah disiapkan dengan rapi, lengkap dengan peralatan medis mulai dari gunting, jarum, benang, hingga alat laser khitan modern yang digunakan untuk memastikan prosedur berjalan cepat dan minim rasa sakit.
Tim medis yang terdiri dari dokter dan tenaga kesehatan berpengalaman siap melayani dengan profesionalisme tinggi. Mereka tidak hanya menjalankan prosedur medis, tetapi juga memberikan edukasi kepada orang tua dan anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan pasca-khitan.
Suasana haru dan bahagia terlihat jelas dari wajah para orang tua yang mendaftarkan anak-anak mereka untuk mengikuti khitan massal ini. Ali Imron, seorang ayah dari Gedangan, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.
Kepala Markas PMI, Drs. Aunur Rofiq, juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar anak-anak yang dikhitan hari ini tumbuh menjadi anak yang soleh, taat kepada Allah SWT, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi nusa dan bangsa.
Selain sebagai bagian dari peringatan HUT Kabupaten Sidoarjo, kegiatan khitan massal ini juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan meningkatkan kepedulian sosial di masyarakat. PMI Kabupaten Sidoarjo membuktikan bahwa pelayanan kesehatan dan pendidikan agama dapat berjalan beriringan demi masa depan yang lebih cerah dan sehat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan pejabat setempat, yang berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak di masa mendatang.
Kegiatan khitan massal gratis ini menjadi salah satu rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo yang penuh makna, menegaskan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial adalah kunci kemajuan sebuah daerah. Semoga semangat ini terus menginspirasi dan membawa manfaat bagi seluruh warga Sidoarjo.
Drs. Aunur Rofiq, Kepala Markas PMI Kabupaten Sidoarjo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan agama generasi penerus.
“Khitan massal ini bukan sekadar rutinitas, melainkan juga merupakan manifestasi dari pelaksanaan ibadah dan wujud kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan agama generasi mendatang,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan sinergi antara PMI, Dinas Kesehatan, dan BAZNAS yang bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal sekaligus menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak dini. Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak dapat menjalani proses khitan dengan nyaman dan aman, serta mendapatkan dukungan moral dari keluarga dan masyarakat sekitar.
Pendopo Delta Wibawa yang megah menjadi saksi berlangsungnya kegiatan khitan massal yang penuh semangat ini. Deretan tempat tidur telah disiapkan dengan rapi, lengkap dengan peralatan medis mulai dari gunting, jarum, benang, hingga alat laser khitan modern yang digunakan untuk memastikan prosedur berjalan cepat dan minim rasa sakit.
Tim medis yang terdiri dari dokter dan tenaga kesehatan berpengalaman siap melayani dengan profesionalisme tinggi. Mereka tidak hanya menjalankan prosedur medis, tetapi juga memberikan edukasi kepada orang tua dan anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan pasca-khitan.
Suasana haru dan bahagia terlihat jelas dari wajah para orang tua yang mendaftarkan anak-anak mereka untuk mengikuti khitan massal ini. Ali Imron, seorang ayah dari Gedangan, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Putra saya sudah lama ingin dikhitan, karena di lingkungan sudah banyak yang khitan. Dengan adanya khitan massal gratis ini, saya merasa terbantu sekali,” katanya sambil tersenyum penuh harap.
Kepala Markas PMI, Drs. Aunur Rofiq, juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar anak-anak yang dikhitan hari ini tumbuh menjadi anak yang soleh, taat kepada Allah SWT, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi nusa dan bangsa.
“Semoga kegiatan ini menjadi berkah dan amal jariyah bagi kita semua,” tambahnya.
Selain sebagai bagian dari peringatan HUT Kabupaten Sidoarjo, kegiatan khitan massal ini juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan meningkatkan kepedulian sosial di masyarakat. PMI Kabupaten Sidoarjo membuktikan bahwa pelayanan kesehatan dan pendidikan agama dapat berjalan beriringan demi masa depan yang lebih cerah dan sehat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan pejabat setempat, yang berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak di masa mendatang.
Kegiatan khitan massal gratis ini menjadi salah satu rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo yang penuh makna, menegaskan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial adalah kunci kemajuan sebuah daerah. Semoga semangat ini terus menginspirasi dan membawa manfaat bagi seluruh warga Sidoarjo.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
