PMI Berikan Layanan Mobile Clinic untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
0 menit baca
lintas86.com, Aceh Tamiang – Pada Jumat, 09 Januari 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tamiang menghadirkan layanan kesehatan melalui Mobile Clinic bagi masyarakat yang terdampak banjir di Desa Sukajadi, Kampung Dalam, dan Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan PMI untuk memastikan warga tetap mendapatkan akses kesehatan di tengah kondisi pascabanjir yang masih berlangsung.
Mobile Clinic PMI hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan akibat dampak banjir yang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan akses jalan menjadi terganggu. Tim kesehatan PMI memberikan berbagai pelayanan kesehatan, antara lain:
- Pemeriksaan kesehatan umum
- Pengobatan penyakit ringan
- Pengecekan tekanan darah
- Pembagian obat-obatan sesuai keluhan warga
- Edukasi kesehatan untuk pencegahan penyakit pascabanjir seperti penyakit kulit, diare, dan infeksi saluran pernapasan
Kehadiran layanan ini sangat membantu masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga dengan kondisi kesehatan yang menurun akibat banjir.
Warga setempat menyambut baik kehadiran Mobile Clinic PMI. Nurhayati (45), warga Desa Sukajadi, menyampaikan rasa terima kasihnya:
Demikian pula Hasan (52), warga Kampung Dalam, yang mengungkapkan:
Sementara itu, Siti Aisyah (30), warga Kota Lintang Bawah, berharap layanan kesehatan keliling ini terus berlanjut sampai kondisi benar-benar pulih:
PMI Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan bahwa layanan Mobile Clinic akan terus diupayakan sebagai bagian dari pemulihan pascabanjir, khususnya di wilayah yang masih mengalami dampak signifikan.
Mobile Clinic PMI hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan akibat dampak banjir yang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan akses jalan menjadi terganggu. Tim kesehatan PMI memberikan berbagai pelayanan kesehatan, antara lain:
- Pemeriksaan kesehatan umum
- Pengobatan penyakit ringan
- Pengecekan tekanan darah
- Pembagian obat-obatan sesuai keluhan warga
- Edukasi kesehatan untuk pencegahan penyakit pascabanjir seperti penyakit kulit, diare, dan infeksi saluran pernapasan
Kehadiran layanan ini sangat membantu masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga dengan kondisi kesehatan yang menurun akibat banjir.
Warga setempat menyambut baik kehadiran Mobile Clinic PMI. Nurhayati (45), warga Desa Sukajadi, menyampaikan rasa terima kasihnya:
“Setelah banjir, kami kesulitan untuk berobat karena akses jalan masih terganggu. Alhamdulillah, PMI datang langsung ke desa kami dengan Mobile Clinic, jadi kami bisa berobat dan mendapatkan obat dengan mudah,” ujarnya dengan penuh haru.
Demikian pula Hasan (52), warga Kampung Dalam, yang mengungkapkan:
“Kondisi badan kurang fit sejak banjir. Dengan adanya layanan Mobile Clinic ini, kami sangat terbantu. Petugasnya ramah dan pelayanannya cepat,” katanya dengan senyum lega.
Sementara itu, Siti Aisyah (30), warga Kota Lintang Bawah, berharap layanan kesehatan keliling ini terus berlanjut sampai kondisi benar-benar pulih:
“Anak-anak mudah sakit setelah banjir. Kehadiran PMI sangat membantu kami. Semoga layanan seperti ini bisa terus ada sampai kondisi benar-benar normal,” tuturnya penuh harapan.
PMI Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan bahwa layanan Mobile Clinic akan terus diupayakan sebagai bagian dari pemulihan pascabanjir, khususnya di wilayah yang masih mengalami dampak signifikan.
PMI juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan.
Kepala PMI Aceh Tamiang menyatakan:
Banjir yang melanda Aceh Tamiang memang membawa dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam hal akses layanan kesehatan. Namun dengan kehadiran Mobile Clinic PMI, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara langsung di lokasi terdampak tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Semoga upaya kemanusiaan ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang.
Kepala PMI Aceh Tamiang menyatakan:
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Layanan Mobile Clinic ini adalah bentuk nyata kepedulian kami agar warga tetap sehat dan terlayani dengan baik. Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar bencana serupa tidak semakin memperparah kondisi kesehatan masyarakat.”
Banjir yang melanda Aceh Tamiang memang membawa dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam hal akses layanan kesehatan. Namun dengan kehadiran Mobile Clinic PMI, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara langsung di lokasi terdampak tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Semoga upaya kemanusiaan ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
