PMI Jakarta Utara Hadir di Tengah Medan Sulit untuk Bantu Korban Bencana di Gayo Lues - lintas86
HEADLINE

PMI Jakarta Utara Hadir di Tengah Medan Sulit untuk Bantu Korban Bencana di Gayo Lues



lintas86.com, Gayo Lues - Pada hari keempat masa tanggap darurat bencana, Selasa (13/1/2026), Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara berhasil menembus medan yang sangat berat di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Tim kemanusiaan ini memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak di dua desa terpencil, yakni Desa Pitu Rime dan Desa Elkan.

Sebanyak 25 personel PMI Jakarta Utara berkolaborasi dengan PMI setempat untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses. Mereka menggunakan tujuh unit kendaraan 4×4 double gardan guna melewati jalur yang sebagian besar berupa jalan tanah dan bebatuan, banyak di antaranya rusak parah akibat longsor dan banjir bandang. Perjalanan sejauh 60 kilometer yang biasanya ditempuh dalam waktu kurang dari dua jam, kali ini memakan waktu hingga lima jam.

Setibanya di Desa Pitu Rime, tim langsung menggelar layanan kesehatan dan pendampingan psikososial. Kondisi lingkungan yang rusak parah menyebabkan banyak warga mengalami masalah pernapasan. 

Dokter Efi, tenaga medis dari PMI Jakarta Utara, melaporkan bahwa sebanyak 102 warga dari berbagai usia menjalani pemeriksaan kesehatan. 

“Mayoritas pasien mengalami gangguan saluran pernapasan yang berkaitan dengan debu dan kondisi lingkungan pascabencana,” ujarnya.

Tim psikososial juga aktif memberikan pendampingan khusus kepada anak-anak korban bencana. Mereka mengadakan kegiatan bermain dan bernyanyi untuk mengurangi trauma dan stres. Setelah kegiatan, anak-anak menerima makanan ringan yang disiapkan oleh tim.

Setelah menjalankan ibadah salat Ashar, tim melanjutkan perjalanan ke Desa Elkan yang hanya bisa diakses melalui jalur sungai karena jembatan utama putus akibat bencana. Tim tiba pada sore hari dan menginap di rumah warga yang dijadikan posko darurat.

Keesokan harinya, Rabu (14/1/2026), layanan kesehatan kembali diberikan kepada warga Desa Elkan. Dokter Efi menyampaikan bahwa sebanyak 103 pasien berhasil dilayani dengan keluhan utama gangguan pernapasan serupa dengan yang ditemukan di Desa Pitu Rime.

Selain layanan medis, beberapa anggota tim juga melakukan kerja bakti membersihkan kantor Hulu yang juga berfungsi sebagai taman kanak-kanak. Mereka memotong pohon tumbang, mengangkat lumpur, dan membersihkan ruangan dengan pompa air yang menggunakan genset sebagai sumber tenaga.

Dedi, perwakilan perangkat Desa Elkan, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan bantuan dari PMI Jakarta Utara. 

“Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kami, mulai dari sembako, layanan kesehatan, hingga kerja bakti membersihkan fasilitas umum. Kami merasa sangat terbantu di tengah situasi sulit ini,” katanya.

Kepala Tim PMI Jakarta Utara menegaskan komitmen mereka untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana, meski medan yang dihadapi sangat berat dan penuh tantangan. 

“Kemanusiaan adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus berjuang membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan ini menunjukkan dedikasi tinggi PMI Jakarta Utara dalam menjangkau masyarakat di daerah terpencil dan sulit dijangkau demi meringankan penderitaan mereka dan membantu proses pemulihan pascabencana.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar