PMI Ponorogo Kembali Kirim Relawan ke Bencana Sumatera-Aceh
0 menit baca
lintas86.com, Ponorogo - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan solidaritas dan komitmen kemanusiaannya dengan mengirimkan relawan untuk membantu penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Pulau Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pada Sabtu pagi, M Nur Amin Zabidi, relawan dari PMI Kabupaten Ponorogo, secara resmi dilepas dalam sebuah acara di Markas PMI Kabupaten Ponorogo.
Pada Sabtu pagi, M Nur Amin Zabidi, relawan dari PMI Kabupaten Ponorogo, secara resmi dilepas dalam sebuah acara di Markas PMI Kabupaten Ponorogo.
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Karsanto, hadir dan memberikan dukungan penuh kepada Zabidi untuk menjalankan tugas kemanusiaan di daerah terdampak.
Pengiriman relawan ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas daerah dalam penanganan bencana yang efektif dan efisien. PMI Kabupaten Ponorogo bertugas membantu publikasi dan penyebaran informasi terkait upaya respons kemanusiaan, sementara PMI Kota Tangerang dan Jakarta Timur fokus di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Koordinasi intensif yang melibatkan PMI Kabupaten Ponorogo, PMI Provinsi Jawa Timur, dan PMI Pusat telah membentuk tim gabungan untuk operasi kemanusiaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.152 jiwa meninggal dunia, 152 orang masih hilang, lebih dari 381 ribu warga mengungsi, dan ratusan ribu rumah mengalami kerusakan akibat bencana ini.
Sebelum keberangkatannya, M Nur Amin Zabidi menyatakan kesiapan dan komitmennya dalam misi kemanusiaan ini.
Selain mengirimkan relawan, PMI juga telah mengirimkan kapal kemanusiaan pertama dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, yang membawa tangki air bersih, logistik, dan 1.500 kantong darah untuk korban bencana di Sumatera.
Hari ini, kapal kemanusiaan kedua bersama Kalla Lines disiapkan untuk membawa bantuan tambahan ke daerah terdampak.
PMI Kabupaten Ponorogo bertekad untuk terus hadir dan memberikan bantuan serta harapan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Dengan profesionalisme dan pengabdian tulus, PMI Ponorogo berkomitmen menjadi pelopor aksi kemanusiaan di seluruh Nusantara.
"Kami mengirimkan M Nur Amin Zabidi dengan harapan agar dapat memberikan bantuan nyata kepada saudara-saudari kita di Sumatera yang saat ini tengah menghadapi masa-masa sulit. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir dan membantu di saat dibutuhkan," ujar Luhur Karsanto.
Pengiriman relawan ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas daerah dalam penanganan bencana yang efektif dan efisien. PMI Kabupaten Ponorogo bertugas membantu publikasi dan penyebaran informasi terkait upaya respons kemanusiaan, sementara PMI Kota Tangerang dan Jakarta Timur fokus di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Koordinasi intensif yang melibatkan PMI Kabupaten Ponorogo, PMI Provinsi Jawa Timur, dan PMI Pusat telah membentuk tim gabungan untuk operasi kemanusiaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.152 jiwa meninggal dunia, 152 orang masih hilang, lebih dari 381 ribu warga mengungsi, dan ratusan ribu rumah mengalami kerusakan akibat bencana ini.
Sebelum keberangkatannya, M Nur Amin Zabidi menyatakan kesiapan dan komitmennya dalam misi kemanusiaan ini.
"Membantu mereka yang membutuhkan adalah bagian dari panggilan kemanusiaan kami di PMI," ungkapnya dengan penuh semangat.
Selain mengirimkan relawan, PMI juga telah mengirimkan kapal kemanusiaan pertama dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, yang membawa tangki air bersih, logistik, dan 1.500 kantong darah untuk korban bencana di Sumatera.
Hari ini, kapal kemanusiaan kedua bersama Kalla Lines disiapkan untuk membawa bantuan tambahan ke daerah terdampak.
PMI Kabupaten Ponorogo bertekad untuk terus hadir dan memberikan bantuan serta harapan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Dengan profesionalisme dan pengabdian tulus, PMI Ponorogo berkomitmen menjadi pelopor aksi kemanusiaan di seluruh Nusantara.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
