Program Makan Bergizi Gratis: Motor Penguatan Vokasi dan Transformasi Teaching Factory SMK
lintas86.com, Jember – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi katalisator penting dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus memperkuat pendidikan vokasi di Indonesia. Melalui implementasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berbasis SMK, konsep teaching factory (Tefa) kini bertransformasi menjadi pusat produksi nyata yang mendidik dan memberdayakan masyarakat.
Di SMK Perikanan dan Kelautan Puger, Jember, dapur SPPG memproduksi sekitar 3.000 paket MBG setiap hari untuk peserta didik dari jenjang PAUD hingga pendidikan menengah, serta balita, ibu hamil, dan menyusui di Puger Kulon. Integrasi dapur dengan Teaching Factory Udang Vaname dan Teaching Factory Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan memungkinkan siswa berpartisipasi langsung dalam proses produksi.
Kuntjoro Basuki, Kepala SMK tersebut, menyatakan,
“Dapur SPPG ini berfungsi sebagai laboratorium kewirausahaan bagi siswa, meningkatkan kompetensi mereka dan mengenalkan budaya kerja.”
Selain meningkatkan gizi dan kompetensi, kolaborasi ini juga melibatkan para alumni dan lulusan dalam rantai pasok.
“Kami belajar menghitung BEP dan HPP. Rasanya seperti memiliki usaha sendiri,” kata Oktavian Ardiansyah, siswa kelas XI yang berperan sebagai pemasok dapur MBG. Pengalaman ini berkontribusi pada kesuksesannya di Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Kabupaten Jember.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mendukung integrasi MBG dengan pendidikan vokasi, mengatakan bahwa program ini dapat memperkuat ekosistem vokasi nasional secara berkelanjutan.
“Integrasi MBG dengan pendidikan vokasi akan memperkuat konsep link and match antara sekolah dan kebutuhan riil masyarakat serta dunia kerja,” ujarnya.
Program MBG berbasis SMK di Jember tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat tetapi juga memperkuat kompetensi generasi muda. Pendekatan kolaboratif dan berbasis praktik nyata dari MBG menjadi instrumen strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di berbagai bidang.
Penulis: Tarmin
Editor: Redaksi



Posting Komentar