PMI Tingkatkan Kesiapan Relawan dengan Pelatihan Kegawatdaruratan Bencana di Kota Tangerang
Diklat kali ini diikuti oleh delapan calon relawan yang lolos seleksi dari total 80 pendaftar. Sebelumnya, 30 peserta telah mengikuti Orientasi Kepalangmerahan di Gedung Cisadane pada November 2025 lalu.
Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, secara resmi membuka acara dan menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas serta profesionalisme para relawan.
"Saya ingin calon relawan KSR yang sudah bertahan hingga hari ini bisa menjadi pelopor bagi teman-teman KSR lainnya, yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga memiliki sertifikasi yang diakui," ujarnya.
Oman menambahkan, Diklat ini diharapkan mampu membentuk sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi berbagai tantangan dalam bidang kegawatdaruratan, khususnya pertolongan pertama.
"Misalnya, saat terjadi kecelakaan lalu lintas, bencana alam, atau keadaan darurat lainnya, para relawan dapat langsung terlibat dan memberikan pertolongan sesuai materi yang telah mereka pelajari," jelasnya.
Lebih jauh, Oman berharap para relawan PMI Kota Tangerang dapat bersikap sigap dan responsif menghadapi berbagai situasi bencana di wilayah mereka.
"Kami berharap teman-teman yang mengikuti Diklat ini bisa menjadi pelopor dalam pelatihan berikutnya, karena PMI sangat membutuhkan tenaga relawan KSR, TSR, dan PMR yang siap turun tangan saat terjadi bencana seperti banjir, kebakaran, dan lain-lain," tambahnya.
Salah satu calon relawan KSR angkatan 13, Intan Auri, mahasiswi keperawatan, menyatakan keterlibatannya sangat sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
"Aku mengikuti KSR karena ingin memberikan manfaat bagi banyak orang. Di kampus aku, fokusnya pada kesehatan matra atau kegawatdaruratan, jadi aku ingin langsung terjun ke lapangan dan membantu sebanyak mungkin orang," ungkap Intan dengan semangat.
Diklat ini merupakan bagian dari upaya PMI Kota Tangerang memperkuat jaringan relawan yang siap siaga menghadapi bencana dan keadaan darurat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kemanusiaan di masyarakat.
Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh, para relawan diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan dan bantuan saat dibutuhkan.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
