Donor Darah Desa Bancar, Sinergi Nyata Peduli Sesama
lintas86.com, Ponorogo – Kepedulian dan solidaritas warga Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, kembali terlihat nyata bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Karang Taruna “Bhakti Pertiwi,” bersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo, menginisiasi kegiatan donor darah pada Senin malam (23/02) di balai pertemuan desa.
Hasilnya, 16 kantong darah berhasil dikumpulkan, sebagai bentuk kontribusi menambah stok medis di Bumi Reog.
Di sela-sela kegiatan, Kepala Desa Bancar, Agus Sudarmono, SP, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme warga dan kerja sama yang solid antara pemerintah desa dan pemuda.
"Ini adalah bukti nyata bahwa Desa Bancar hadir untuk masyarakat luas. Kami sangat bangga dengan sinergi yang terjalin, terutama di bulan Ramadan ini, di mana semangat berbagi dan tolong-menolong harus lebih ditingkatkan," ujarnya.
Dukungan juga datang dari Nurcholis, penanggung jawab kegiatan. Ia mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih.
"Alhamdulillah, malam ini kita berhasil mengumpulkan 16 kantong darah. Jumlah ini sangat berarti untuk membantu nyawa sesama yang membutuhkan transfusi darah. Meski acara ini dilaksanakan di tingkat desa, semangat berbaginya luar biasa," ungkapnya penuh apresiasi.
Tak kalah semangat, Roni, salah satu pengurus Karang Taruna, menyebutkan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kolaborasi yang baik dan antusiasme warga yang tinggi.
"Meski kegiatan berlangsung malam hari, warga tetap semangat mengantre untuk berbagi nyawa. Ini adalah usaha bersama yang patut diapresiasi," tambahnya.
Proses pengambilan darah dilakukan dengan prosedur ketat untuk memastikan setiap donor memenuhi standar kesehatan.
Hal ini ditegaskan oleh Nurcholis,
"Kami memastikan setiap alur dari pendaftaran hingga proses pengambilan darah berjalan sesuai protokol yang telah ditetapkan. Ini penting agar semua pihak nyaman dan aman selama proses berlangsung."
Sementara itu, salah satu petugas dari PMI Kabupaten Ponorogo, Mahendra, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan capaian dari kegiatan ini.
"Ketersediaan kantong darah adalah salah satu fondasi penting dalam pelayanan kesehatan. Dengan acara seperti ini, PMI sangat terbantu. Kami berharap kegiatan serupa terus berlanjut sehingga kekurangan darah yang kerap terjadi dapat diminimalisir," ujar perwakilan PMI Ponorogo.
Seorang pendonor aktif yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kebanggaannya telah bisa berpartisipasi,
"Mendonorkan darah adalah bentuk ibadah bagi saya, apalagi di bulan Ramadan. Saya senang bisa turut serta menyelamatkan nyawa orang lain melalui cara sederhana ini."
Pemerintah Desa Bancar berharap keberhasilan pengumpulan 16 kantong darah ini dapat memotivasi lebih banyak warga untuk rutin mendonorkan darahnya di masa mendatang, khususnya selama bulan suci Ramadan saat semangat berbagi sedang memuncak.
"Ini bukan sekadar angka, tapi tentang berapa banyak nyawa yang bisa kita bantu melalui sinergi ini," pungkas Kepala Desa.
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menghasilkan kantong darah, tetapi juga kembali memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat Desa Bancar. Sebuah langkah kecil dengan dampak besar, menjadikan Ramadan tahun ini lebih berarti melalui aksi nyata kepedulian sesama.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi



Posting Komentar