Penguatan Komitmen Bermuhammadiyah Melalui Baitul Arqom


lintas86.com, Lumajang - Bulan Ramadhan selalu menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperdalam dan memperkuat nilai-nilai keislaman. Memanfaatkan momen penuh berkah ini, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Yosowilangun mengadakan kegiatan Baitul Arqom selama sehari penuh pada Senin, 2 Maret 2026.
 
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Kompleks Ponpes Darul Qur'an, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan Baitul Arqom diikuti oleh anggota persyarikatan dari berbagai tingkat, meliputi Cabang, Ranting, serta elemen Muhammadiyah dan Aisyiyah lainnya. 

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, ekonomi, koperasi, dan pondok pesantren.

Ketua PCM Yosowilangun, H.Muahklan Z, menyatakan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan Baitul Arqom ini adalah untuk memperkuat ideologi keislaman, menyamakan persepsi dalam menjalankan syariat Islam, dan meneguhkan komitmen dalam bermuhammadiyah. 

"Kami mengundang tiga narasumber untuk memberikan materi mengenai prinsip ibadah yang benar, pedoman hidup Islam warga Muhammadiyah, dan komitmen Bermuhammadiyah," ujar Muahklan dengan semangat.

Sesi pertama dalam kegiatan ini disampaikan oleh Achmad Syafii Dahlan, yang membahas tentang prinsip ibadah yang benar. 
 
Achmad memberikan pemahaman mendalam tentang fikih wudhu dan tayamum, yang merupakan bagian penting dari ibadah sehari-hari.

Selanjutnya, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang, Drs. Zainal Abidin, menyampaikan materi tentang Pedoman Hidup Islam Warga Muhammadiyah (PHIWM).
 
Materi ini merujuk kepada hasil sidang Tanwir dan Muktamar Muhammadiyah, yang bertujuan memberikan panduan bagi anggota Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Adapun materi terakhir mengenai komitmen Bermuhammadiyah disampaikan oleh H. Suharyo, SH, Penasehat PDM Kabupaten Lumajang. 

H. Suharyo mengajak seluruh warga persyarikatan untuk terus bersemangat memajukan Muhammadiyah. 

"Kita harus siap berkorban waktu, tenaga, pikiran, dan materi dalam mengembangkan organisasi Muhammadiyah, terutama di tengah tantangan media sosial dan sikap hidup pragmatis yang bisa mengikis semangat," tegas H. Suharyo dalam pesannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperkuat kembali semangat dan komitmen dalam bermuhammadiyah serta berperan aktif memajukan organisasi dalam berbagai aspek. Dengan begitu, Muhammadiyah dapat terus menjadi garda terdepan dalam memajukan umat dan masyarakat di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Penguatan Komitmen Bermuhammadiyah Melalui Baitul Arqom
  • Penguatan Komitmen Bermuhammadiyah Melalui Baitul Arqom
  • Penguatan Komitmen Bermuhammadiyah Melalui Baitul Arqom
  • Penguatan Komitmen Bermuhammadiyah Melalui Baitul Arqom
  • Penguatan Komitmen Bermuhammadiyah Melalui Baitul Arqom
  • Penguatan Komitmen Bermuhammadiyah Melalui Baitul Arqom

Posting Komentar