PMI Jaksel Gelar Pemeriksaan Narkoba untuk Awak Bus di Lebak Bulus Demi Mudik Aman dan Nyaman - lintas86
HEADLINE

PMI Jaksel Gelar Pemeriksaan Narkoba untuk Awak Bus di Lebak Bulus Demi Mudik Aman dan Nyaman


lintas86.com, Jakarta - Menyongsong arus mudik Lebaran 2026/1447 H, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan mengambil langkah proaktif dengan mendirikan Pos Siaga Lebaran di Terminal Lebak Bulus. 

Langkah ini tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan kesehatan dan siaga ambulans, melainkan juga menyediakan layanan yang sangat penting dan mendesak, yakni pemeriksaan narkoba untuk pengemudi dan awak bus.

Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Perhubungan setempat dan berlangsung dari 16 hingga 20 Maret 2026, setiap pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.

Langkah strategis ini dilakukan dengan memeriksa tujuh parameter narkoba utama, yaitu Amphetamine (AMP), Metamfetamin/Shabu (MET), Marijuana/Ganja (THC), Morphine/Opiat (MOP), Cocaine (COC), Benzodiazepin (BZO), dan Carisoprodol/Soma/K2/Tembakau Gorila. Sebanyak 15 personel PMI dikerahkan untuk memastikan keberlangsungan pemeriksaan ini, dilengkapi oleh satu unit ambulans yang siap sedia di lokasi.

Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif ini.

"Langkah ini adalah salah satu upaya penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan menjamin keselamatan penumpang sebagai prioritas utama selama arus mudik berlangsung. Tidak hanya kondisi bus yang harus dalam keadaan prima, para pengemudi dan kru juga harus siap secara fisik dan mental," tuturnya.

Joni juga melaporkan bahwa tahun ini terjadi peningkatan signifikan jumlah pemudik, dengan lonjakan hingga 300 persen dari tahun sebelumnya. Hingga 16 Maret 2026, sekitar 700 pemudik telah diberangkatkan dari terminal ini, dengan destinasi favorit di Cirebon, Jawa Barat, serta daerah-daerah di Jawa Tengah dan Timur.

Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, H. Mundari, menyatakan bahwa layanan pemeriksaan narkoba ini merupakan program unggulan PMI Jakarta Selatan dan satu-satunya di DKI Jakarta. 

"Kami berkomitmen memastikan pengemudi berada dalam kondisi optimal dan bebas dari narkoba, agar masyarakat bisa mudik dengan tenang dan selamat," ungkap Mundari.

Setelah masa siaga di terminal, PMI Jakarta Selatan akan melanjutkan pelayanan di area rekreasi, termasuk Setu Babakan, dari 22–24 Maret dan 22–29 Maret 2026, dengan 97 personel dari relawan, perawat, hingga dokter penanggung jawab. Melalui berbagai layanan ini, PMI berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar