Pondok Ramadan SMAN 3 Ponorogo Ditutup, Harapan Ilmu Terus Diamalkan
lintas86.com, Ponorogo - Kegiatan Pondok Ramadan bagi siswa SMAN 3 Ponorogo secara resmi ditutup pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, menandai berakhirnya rangkaian aktivitas yang berlangsung selama empat hari.
Program ini, yang melibatkan sebanyak 847 peserta dari kelas X dan XI, diharapkan memberikan bekas mendalam serta pemahaman yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh setiap siswa.
Upacara penutupan berlangsung khidmat di aula pondok pesantren, dipimpin oleh Nurul Mu’ayanah, M.Pd.I, yang mewakili Plt SMAN 3 Ponorogo, Titik Ruwaidah, S.Pd, M.Pd.
Sebelum upacara penutupan, kegiatan dimulai dengan pelaksanaan salat Dhuha berjamaah dan khataman Al-Qur'an, yang telah menjadi bagian integral dari rutinitas selama empat hari di mana seluruh siswa berdedikasi membaca Al-Qur'an atau tadarus.
Plt. SMAN 3 Ponorogo, yang diwakili oleh Nurul Mu’ayanah, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas kelancaran kegiatan tersebut tanpa hambatan apa pun.
"Atas nama lembaga SMAN 3 Ponorogo, kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada KH. Imam Suyono, pimpinan pondok pesantren Al Barokah, yang telah memberikan izin kepada kami belajar di sini selama empat hari," ujarnya.
Selain mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada dewan asadid serta pengurus pondok pesantren Al Barokah yang telah membimbing dan mendidik siswa dengan penuh kesabaran, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia pendamping dan siswa yang aktif berpartisipasi, memastikan semua agenda berjalan tepat waktu.
"Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pengasuh pondok serta para ustad dan ustadah jika selama kegiatan berlangsung ada kesalahan dari anak-anak kami," tambah Nurul Mu’ayanah.
Kegiatan mondok yang berlangsung dari 25 hingga 28 Februari 2026 ini telah membekali siswa dengan berbagai materi, termasuk nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter, serta tata cara berbuat baik kepada orang tua dan ibadah amaliah lainnya yang disampaikan oleh para pemateri.
Harapan besar juga disematkan agar ilmu dan pengalaman berharga ini dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Pengasuh pondok pesantren Al-Barokah, KH. Imam Suyono, yang diwakili oleh Mohammad Ashif Fuadi, M.Hum, menegaskan bahwa kegiatan Pondok Ramadan 1447 H diharapkan bermanfaat dan berguna sebagai sarana pembentukan karakter Islami bagi siswa.
Ia menekankan pentingnya pembelajaran sejak dini, terutama dalam hal sikap saling menghormati dan toleransi sesama manusia, sesuai dengan tema yang diusung
“Mensucikan hati memantaskan diri meraih gelar muttaqin di bulan ramadhan.”
Mohammad Ashif Fuadi juga menyoroti bahwa “santri” berasal dari kata “cantrik,” yang berarti seseorang yang selalu mengikuti apa yang diperintahkan guru, dalam hal ini Kyai, di mana pesantren menjadi tempat untuk menimba ilmu.
Ia berharap bahwa meskipun kegiatan mondok hanya berlangsung selama empat hari, penerapannya dapat dilanjutkan di sekolah dengan pengembangan kurikulum berbasis pesantren.
Siswa-siswi mengikuti setiap aktivitas dengan penuh antusiasme, mulai dari sholat jamaah lima waktu hingga kegiatan lainnya seperti ngaji bandongan dan tarawih.
Perwakilan dari pondok pun menyampaikan terima kasih kepada SMAN 3 Ponorogo atas kesempatan memanfaatkan fasilitas pondok pesantren Al Barokah.
Bintang Essa, salah satu peserta yang juga ketua OSIS, menyatakan rasa syukur bisa mengikuti kegiatan Pondok Ramadan kilat ini.
Dia sangat terkesan dengan fasilitas yang disediakan, serta arahan dari para ustad dan ustadah yang membuat kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh manfaat.
“Kami dan teman-teman merasa nyaman mengikuti semua yang diprogramkan pondok. Alhamdulillah selama di pondok ini kami bertambah ilmu dan bisa mendalami agama,” pungkas Bintang Essa.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, besar harapan bahwa ilmu yang telah didapatkan bisa terus diamalkan, mengingat pondok ramadhan ini tidak sekadar menjadi ajang mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter Islami yang kokoh pada siswa-siswi SMAN 3 Ponorogo.
Penulis: arif
Editor: Redaksi



Posting Komentar