PMI Sidoarjo Gelar Pelatihan Pembina PMR
lintas86.com, Sidoarjo – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sidoarjo mengadakan pelatihan bagi guru pembina Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Mula, Madya, dan Wira, sekaligus penandatanganan MoU dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan ini berlangsung pada 13-21 April 2026 (13-14 April 2026 Pembina PMR Mula, 15-16 April 2026 Pembina PMR Madya dan 20-21 April 2026 Pembina PMR) di Aula UDD PMI Kabupaten Sidoarjo dengan total 120 peserta dari berbagai lembaga pendidikan.
Kepala Markas PMI Kabupaten Sidoarjo, Drs. Aunur Rofiq, menyampaikan dalam sambutannya bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari tugas utama PMI sesuai UU No. 1 Tahun 2018, yakni pembinaan relawan.
Kepala Markas PMI Kabupaten Sidoarjo, Drs. Aunur Rofiq, menyampaikan dalam sambutannya bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari tugas utama PMI sesuai UU No. 1 Tahun 2018, yakni pembinaan relawan.
“Kami berharap para guru pembina dapat menyebarluaskan nilai-nilai kepalangmerahan dan aktif membina anggota PMR di sekolah, termasuk pembentukan unit PMR baru,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa manajemen PMR yang baik dimulai dari perekrutan, pelatihan, penghargaan, hingga evaluasi agar kegiatan PMI berjalan optimal.
Pelatihan diawali dengan materi pengembangan karakter anak dan remaja serta kegiatan berbasis kompetensi yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya, fasilitator PMI Provinsi Jawa Timur memberikan materi tentang manajemen PMR, kurikulum, pendataan, monitoring, dan evaluasi. Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi orientasi kepalangmerahan.
Amelia Hardani, perwakilan peserta pelatihan, mengungkapkan,
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran guru pembina dalam membentuk generasi muda yang peduli kemanusiaan dan aktif dalam kegiatan kepalangmerahan di lingkungan sekolah.
Pelatihan diawali dengan materi pengembangan karakter anak dan remaja serta kegiatan berbasis kompetensi yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya, fasilitator PMI Provinsi Jawa Timur memberikan materi tentang manajemen PMR, kurikulum, pendataan, monitoring, dan evaluasi. Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi orientasi kepalangmerahan.
Amelia Hardani, perwakilan peserta pelatihan, mengungkapkan,
“Melalui program kerja PMI Kabupaten Sidoarjo, kami berharap dapat melakukan pembinaan yang berkelanjutan untuk pengembangan kapasitas berkarakter bagi adik-adik PMR. Terima kasih atas kesempatan ini, semoga pelatihan ini menjadi ajang silaturahmi dan berbagi informasi dalam pengembangan kapasitas kepalangmerahan.”
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran guru pembina dalam membentuk generasi muda yang peduli kemanusiaan dan aktif dalam kegiatan kepalangmerahan di lingkungan sekolah.
Penulis: Amin
Editor: Redaksi

Posting Komentar