Drama Evakuasi Warga Wagir Terperosok ke Sumur Sedalam 20 Meter


lintas86.com, Malang - Petugas gabungan dari PMI Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Malang, Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, Perangkat Desa, Kepolisian dan Pegiat Kemanusiaan lainnya melakukan proses evakuasi terhadap seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur tidak aktif di area kebun Dusun Mbunder, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Selasa (26/5).

Korban diketahui Tn. S (72), warga setempat dan sudah dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan. 

Berdasarkan keterangan warga, korban sebelumnya berpamitan untuk mencari rumput pakan ternak di sekitar area kebun. Namun, korban diduga tidak mengetahui adanya sumur lama yang sudah tidak aktif sehingga terperosok ke dalam sumur dengan kedalaman kurang lebih 20 meter.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pada pukul 17.00 WIB. Salah satu petugas PMI Kabupaten Malang, 

Suprayitno, yang juga merupakan warga Kecamatan Wagir, terlebih dahulu menuju lokasi untuk melakukan assessment (kaji cepat) awal terhadap kondisi korban dan lokasi kejadian. 

Setelah melakukan assessment, Suprayitno kemudian berkoordinasi dengan petugas PMI Kabupaten Malang yang berada di posko untuk mengirimkan personel serta peralatan rescue yang dibutuhkan dalam proses evakuasi.

Setelah menerima laporan, petugas gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan proses evakuasi. 

Korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 19.20 WIB dalam keadaan meninggal dunia.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi sumur memiliki diameter yang relatif sempit, yakni sekitar 80 sentimeter. 

Selain itu, minimnya kadar oksigen di dalam sumur serta adanya potensi paparan gas berbahaya seperti gas metana dan hidrogen sulfida turut menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.

Dalam operasi tersebut, personel PMI Kabupaten Malang dinilai memiliki kompetensi rescue yang sesuai untuk melakukan evakuasi di ruang terbatas (confined space).

Salah satu personel PMI Kabupaten Malang, Yanuari Yulianto, diturunkan langsung ke dalam sumur untuk melakukan proses penanganan dan pengangkatan korban.

Selama proses evakuasi, petugas PMI Kabupaten Malang menggunakan berbagai perlengkapan keselamatan sesuai standar operasional, di antaranya Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), helm keselamatan, full body harness, serta perlengkapan vertical rescue lainnya guna memastikan keamanan petugas selama berada di dalam sumur.

Sebanyak enam personel PMI Kabupaten Malang diterjunkan dalam operasi kemanusiaan tersebut dan berkolaborasi bersama unsur gabungan lainnya. 

Proses evakuasi berlangsung kurang lebih selama 1,5 jam hingga korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya dirujuk ke IKF RSUD Kanjuruhan Malang.

Di tengah suasana malam takbiran menjelang Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah, para petugas kemanusiaan tetap menjalankan tugas kemanusiaan tanpa mengenal waktu. 

Hal tersebut menjadi wujud komitmen dan dedikasi para personel PMI Kabupaten Malang bersama unsur gabungan dalam memberikan pelayanan serta respon cepat kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat.

PMI Kabupaten Malang juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area kebun maupun lahan terbuka, terutama di lokasi yang terdapat sumur lama atau lubang terbuka yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Penulis: Alfin
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Drama Evakuasi Warga Wagir Terperosok ke Sumur Sedalam 20 Meter
  • Drama Evakuasi Warga Wagir Terperosok ke Sumur Sedalam 20 Meter
  • Drama Evakuasi Warga Wagir Terperosok ke Sumur Sedalam 20 Meter
  • Drama Evakuasi Warga Wagir Terperosok ke Sumur Sedalam 20 Meter
  • Drama Evakuasi Warga Wagir Terperosok ke Sumur Sedalam 20 Meter
  • Drama Evakuasi Warga Wagir Terperosok ke Sumur Sedalam 20 Meter

Posting Komentar