Bantu 3.487 Jiwa, PMI Gencarkan Pasokan Air Bersih 19 Desa di Grobogan
Tercatat dalam kurun waktu dua pekan terakhir, organisasi kemanusiaan ini telah menggelontorkan total 145.000 liter air bersih guna menyelamatkan kebutuhan konsumsi domestik warga terdampak krisis air yang kian meluas.
Berdasarkan data infografis dari posko darurat, operasi kemanusiaan penyaluran air bersih ini telah berhasil menjangkau 19 desa yang tersebar di 8 wilayah kecamatan di Kabupaten Grobogan.
Distribusi logistik air bersih ini terbukti memberikan dampak manfaat yang sangat besar bagi kelangsungan hidup sedikitnya 3.487 jiwa, yang mencakup 1.615 warga laki-laki dan 1.872 warga perempuan, atau setara dengan pemenuhan kebutuhan bagi 832 kepala keluarga (KK).
Guna memastikan sirkulasi pengiriman pasokan air berjalan dengan lancar dan menjangkau wilayah terpencil, PMI Kabupaten Grobogan mengerahkan dua unit armada truk tangki air khusus yang memiliki kapasitas tampung masing-masing sebesar 5.000 liter. Kedua armada truk tangki tersebut bergerak secara dinamis dan bergantian melakukan proses pengisian ulang untuk kemudian langsung mendistribusikannya ke titik-titik pemukiman warga yang sebelumnya telah terdata mengajukan permohonan dropping air.
Kondisi paceklik air di tingkat akar rumput memang memaksa warga untuk melakukan pengorbanan fisik yang cukup berat demi mendapatkan air.
Kesaksian tersebut disampaikan oleh Sadimin, seorang warga Dusun Salam, Desa Panimbo. Dirinya menuturkan bahwa ketiadaan sumber air dekat rumah telah menyengsarakan warga selama berbulan-bulan.
"Wilayah kami di Dusun Salam Desa Panimbo sudah 2 bulan ini mengalami kesulitan air bersih, dan harus mencari air kedalam hutan sejauh 2 kilometer untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari," cetus Sadimin dengan raut wajah lelah saat mengantre dropping air.
Kepala Seksi Pelayanan PMI Kabupaten Grobogan, Gesit Kristyawan, menegaskan bahwa sirkuit distribusi air ini akan terus berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat dan indikator hasil asesmen di lapangan.
Pihak PMI intens menggalang koordinasi bersama perangkat desa dan relawan lokal agar penyaluran air berjalan cepat, tepat sasaran, dan proporsional.
Di sisi lain, Ketua PMI Kabupaten Grobogan, Dr. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si, bersama Kepala Markas, Djasman, S.Pd, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para relawan yang tangguh mengawal truk tangki di lapangan.
Mereka juga mengimbau masyarakat luas untuk senantiasa menghemat penggunaan air bersih selama kemarau dengan cara menggunakan air secukupnya sesuai skala prioritas harian.
PMI Grobogan berkomitmen akan terus memperkuat sinergi terpadu bersama BPBD dan pemerintah daerah demi memastikan seluruh hak akses air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan dapat terpenuhi secara layak hingga situasi iklim kembali normal.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar