Tembus 13 Provinsi, PMI Pasok 4.1 Juta Liter Air Bersih Atasi Dampak El Nino
LINTAS86.com, JAKARTA — Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat melalui Posko PMI Pusat memperbarui pencapaian Operasi Kemanusiaan Layanan Palang Merah Indonesia Respon Kejadian Kekeringan. Berdasarkan data pembaruan sistem dasbor pemantauan per tanggal 29 Juli 2026, akumulasi total distribusi air bersih yang telah digelontorkan oleh PMI ke wilayah penanganan bencana secara nasional tercatat telah menembus angka 4.105.107 liter.
Pasokan air bersih yang setara dengan 4.105 meter kubik tersebut didistribusikan secara terintegrasi dan berkala melalui pergerakan armada yang mencatatkan total 821 rit perjalanan logistik di lapangan. Langkah taktis ini terbukti berhasil memberikan dampak positif langsung dalam meringankan beban pemenuhan hak dasar hidup bagi 251.982 jiwa warga penerima manfaat yang areanya masuk ke dalam peta zona merah kekeringan ekstrem.
Berdasarkan visualisasi data infografis pada layar dasbor operasi, cakupan wilayah intervensi armada kemanusiaan penanggulangan dampak kemarau panjang ini telah berhasil menjangkau 13 Provinsi, 50 Kabupaten/Kota, 126 Kecamatan, serta tersebar merata di 189 Desa/Kelurahan dengan total mencakup 542 titik lokasi sebaran distribusi air bersih di Indonesia.
Demi menjamin kelancaran, pemerataan, dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan di tingkat tapak, PMI telah memobilisasi kekuatan penuh sumber daya manusia (SDM) dan aset operasionalnya. Secara kumulatif, total mobilisasi personel relawan gabungan yang bersiaga di lapangan telah menyentuh angka 2.183 orang. Pergerakan ribuan relawan ini ditopang oleh operasional berkala dari 69 unit tangki air yang dikerahkan khusus menembus jalur pemukiman gersang, serta didukung oleh pergerakan taktis 4 unit mobil pick-up operasional.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia (PMI), Asmawi Syam, menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada guna memastikan respons cepat darurat air bersih ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang mengalami krisis air akibat fenomena El Nino.
"Kami mengerahkan seluruh potensi relawan dan armada secara maksimal untuk menjangkau titik-titik terparah di berbagai daerah agar kebutuhan air bersih warga terdampak kekeringan dapat terus terpenuhi," ujar Asmawi Syam.
Operasi penanganan krisis ini diproyeksikan akan terus berjalan secara berkelanjutan dan responsif guna memastikan kebutuhan air domestik warga terdampak tetap terpenuhi dengan baik.

Posting Komentar