Cegah Bantuan Ganda, Pengungsi Gempa Flores di Golo Conggo, Manggarai Didata Ulang



LINTAS86.comMANGGARAI — Aktivitas seismik yang belum sepenuhnya mereda di Flores memaksa ribuan warga bertahan di titik-titik penampungan sementara. Hingga Kamis, 20 Agustus 2026 siang, ribuan gempa susulan masih terekam oleh BMKG, mengakibatkan jumlah pengungsi di Posko Golo Conggo, Desa Ruis, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, terus bertambah.

Data BMKG menunjukkan akumulasi gempa susulan telah menyentuh angka 3.762 kejadian sejak dini hari hingga pukul 14:00 WITA. Rentang kekuatan gempa bervariasi mulai dari magnitudo terkecil 1,1 hingga terbesar magnitudo 6,2. Gempa dengan magnitudo di atas 5,0 tercatat sebanyak 28 kali, dengan total 110 guncangan yang dirasakan oleh warga. Kendati grafik peluruhan menunjukkan pola penurunan gradual, aktivitas gempa susulan diperkirakan masih bertahan dalam kurun waktu 3 hingga 4 minggu ke depan.

Kondisi geologi yang belum stabil mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memperkuat penataan tempat penampungan pengungsi. Peningkatan jumlah warga di Lapangan Golo Conggo diantisipasi dengan pemutakhiran data penerima manfaat secara menyeluruh.

Humas PMI Provinsi Nusa Tenggara Timur, Adrian Jr., menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mengelola posko pengungsian skala besar seperti di Desa Ruis.

"Fokus utama PMI di Lapangan Golo Conggo saat ini adalah penataan infrastruktur data dan penomoran tenda. Dengan penomoran yang rapi, tim lapangan dapat memetakan kebutuhan spesifik tiap keluarga, mulai dari balita, lansia, hingga ibu hamil. Kami berkomitmen untuk mendampingi warga terdampak di Manggarai hingga kondisi membaik dan aktivitas masyarakat kembali pulih," tegas Adrian Jr.

Untuk menjaga keakuratan data, PMI Kabupaten Manggarai menerapkan pembagian zonasi kerja bersama Pemerintah Desa Ruis. Petugas dari Pemdes Ruis bertanggung jawab mendata pengungsi yang mendirikan tenda di luar perimeter lapangan. Adapun tim PMI berkonsentrasi penuh pada pemetaan dan pendataan pengungsi yang bermukim di dalam area Lapangan Golo Conggo.

Langkah pendataan ulang ini diimbangi dengan pemasangan nomor identifikasi di setiap tenda. Sistem penomoran tersebut dirancang untuk mempermudah alur distribusi bantuan logistik, pemantauan kesehatan berkala, serta pemenuhan kebutuhan dasar lainnya agar tepat sasaran dan terhindar dari penyaluran ganda.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran pengurus dan relawan PMI tetap bersiaga di Posko Pengungsian Golo Conggo. PMI memastikan pemenuhan kebutuhan darurat warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai berjalan teratur, aman, dan transparan selama masa tanggap darurat berlangsung.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Cegah Bantuan Ganda, Pengungsi Gempa Flores di Golo Conggo, Manggarai Didata Ulang
  • Cegah Bantuan Ganda, Pengungsi Gempa Flores di Golo Conggo, Manggarai Didata Ulang
  • Cegah Bantuan Ganda, Pengungsi Gempa Flores di Golo Conggo, Manggarai Didata Ulang
  • Cegah Bantuan Ganda, Pengungsi Gempa Flores di Golo Conggo, Manggarai Didata Ulang
  • Cegah Bantuan Ganda, Pengungsi Gempa Flores di Golo Conggo, Manggarai Didata Ulang
  • Cegah Bantuan Ganda, Pengungsi Gempa Flores di Golo Conggo, Manggarai Didata Ulang

Posting Komentar