Update Gempa Flores, PMI Salurkan Logistik dan Terpal ke Titik Pengungsian di Kabupaten Ende



LINTAS86.comENDE — Rangkaian gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) telah memicu kerusakan masif dan memaksa ribuan warga mengungsi. Merespons situasi darurat tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ende bergerak cepat mendistribusikan bantuan logistik dan perlengkapan terpal kepada para pengungsi di berbagai titik terdampak pada Senin (17/8/2026). Langkah taktis ini diambil guna memastikan kebutuhan dasar penyintas, khususnya tempat berlindung sementara, terpenuhi di tengah ancaman gempa susulan.

Aksi kemanusiaan yang dimotori oleh jajaran pengurus, staf, serta sukarelawan PMI Kabupaten Ende ini menyasar sejumlah lokasi pengungsian di beberapa kecamatan. Di kawasan perbukitan seperti Dusun Wolosimbi, Desa Wolomasi, Kecamatan Detusoko, banyak warga memilih mendirikan tenda seadanya karena rumah mereka retak. Tim PMI juga menerobos akses menuju pesisir utara untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat di Desa Nabe, Kecamatan Maukaro.

Tidak hanya wilayah pedesaan, penyerahan bantuan juga menyasar kluster pengungsian padat penduduk di kawasan perkotaan Ende, seperti di Kelurahan Tanjung, Onekore, Rewarangga Selatan, Kota Ratu, hingga Paupire. Kehadiran relawan di lokasi-lokasi ini membawa angin segar bagi para pengungsi yang sangat membutuhkan alas tidur, selimut, dan terpal sebagai pelindung dari cuaca dingin malam hari.

Selain permukiman warga, PMI Kabupaten Ende memprioritaskan dukungan bagi fasilitas vital kesehatan dan sosial. Salah satunya adalah penyerahan terpal tebal ke Puskesmas Ndona yang dialokasikan khusus untuk pembuatan tenda darurat ruang persalinan (Verlos Kamer/VK). Langkah ini sangat mendesak mengingat gedung puskesmas mengalami kerusakan dan para pasien trauma berada di dalam bangunan beton. Bantuan serupa juga disalurkan ke Lembaga Yayasan ODGJ di Kelurahan Rewarangga Selatan.

Kepala Divisi Pelayanan Markas sekaligus Humas PMI Provinsi NTT, Adrian Jr., menegaskan bahwa seluruh struktur PMI se-daratan Flores telah diinstruksikan untuk siaga penuh dan saling menopang dalam operasi kemanusiaan ini.

"Kecepatan respons dalam mendistribusikan logistik dan mendirikan tenda darurat di wilayah terdampak menjadi prioritas utama. Langkah ini sangat krusial guna menjamin keselamatan masyarakat serta mengantisipasi dampak psikologis maupun fisik akibat gempa susulan," tegas Adrian Jr.

Hingga saat ini, PMI Provinsi NTT bersama jajaran cabang kabupaten terus memperbarui data kaji cepat (Situation Report) di lapangan. Posko aju kemanusiaan tetap dibuka 24 jam penuh untuk mengoordinasikan bantuan agar penyaluran logistik di Kabupaten Ende dan sekitarnya berjalan merata serta tepat sasaran.

Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Update Gempa Flores, PMI Salurkan Logistik dan Terpal ke Titik Pengungsian di Kabupaten Ende
  • Update Gempa Flores, PMI Salurkan Logistik dan Terpal ke Titik Pengungsian di Kabupaten Ende
  • Update Gempa Flores, PMI Salurkan Logistik dan Terpal ke Titik Pengungsian di Kabupaten Ende
  • Update Gempa Flores, PMI Salurkan Logistik dan Terpal ke Titik Pengungsian di Kabupaten Ende
  • Update Gempa Flores, PMI Salurkan Logistik dan Terpal ke Titik Pengungsian di Kabupaten Ende
  • Update Gempa Flores, PMI Salurkan Logistik dan Terpal ke Titik Pengungsian di Kabupaten Ende

Posting Komentar