275 Anggota PMR di Kabupaten Pasuruan Ikuti Ujian Tanda Kecakapan


LINTAS86.com, PASURUANSebanyak 275 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai sekolah mengikuti Ujian Tanda Kecakapan PMR yang digelar secara serentak se-Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (5/9/2026). Kegiatan pembinaan karakter kepalangmerahan ini dipusatkan di SMA Negeri 1 Bangil dan menjadi ajang evaluasi kemampuan serta wawasan kepalangmerahan bagi generasi muda.

Para peserta yang hadir terbagi ke dalam tiga tingkatan kepemudaan PMI. Rinciannya meliputi 55 peserta tingkat Mula (setara SD/MI), 125 peserta tingkat Madya (setara SMP/MTs), dan 95 peserta tingkat Wira (setara SMA/SMK/MA). Kegiatan ini didampingi oleh 55 pembina PMR yang terdiri atas 11 pembina Mula, 25 pembina Madya, serta 19 pembina Wira.

Pelaksanaan Ujian Tanda Kecakapan ini mengusung dua agenda utama, yakni Ujian Tanda Kecakapan Materi Kepalangmerahan dan Forum Kumpul Bareng Pembina. Selain menguji pemahaman teori dan praktik seputar Prinsip-Prinsip Dasar Palang Merah serta Bulan Sabit Merah Internasional, kegiatan ini juga memfasilitasi para pembina sekolah untuk saling berdiskusi dan menyelaraskan strategi pembinaan di daerah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua PMI Kabupaten Pasuruan, Ir. H. Misbah Zunib, M.Si. Dalam amanatnya, Misbah menekankan bahwa esensi utama dari ujian ini bukanlah sekadar mengejar kelulusan atau atribut Tanda Kecakapan semata, melainkan proses pembentukan karakter dan kepedulian sosial.

“Ujian Tanda Kecakapan ini jangan hanya dimaknai sebagai ujian untuk mendapatkan tanda kecakapan. Yang lebih penting adalah bagaimana proses yang sudah dijalani dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada adik-adik PMR untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wakil Ketua PMI Kabupaten Pasuruan, Ir. H. Misbah Zunib, M.Si.

Misbah juga berpesan agar nilai-nilai kemanusiaan yang dipelajari selama pembinaan PMR senantiasa diwujudkan dalam aksi nyata di lingkungan terdekat.

“Menjadi anggota PMR berarti belajar untuk peduli. Kepedulian itu tidak hanya ketika ada kegiatan PMI atau ketika terjadi bencana, tetapi juga dimulai dari lingkungan terdekat, dari sekolah, keluarga, dan masyarakat,” tambahnya.

Melalui agenda ujian serentak ini, PMI Kabupaten Pasuruan berharap pembinaan relawan muda di tingkat sekolah dapat terus berjalan konsisten, berkelanjutan, serta melahirkan generasi pendorong aksi kemanusiaan di masa depan.

Penulis: Haafiid
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • 275 Anggota PMR di Kabupaten Pasuruan Ikuti Ujian Tanda Kecakapan
  • 275 Anggota PMR di Kabupaten Pasuruan Ikuti Ujian Tanda Kecakapan
  • 275 Anggota PMR di Kabupaten Pasuruan Ikuti Ujian Tanda Kecakapan
  • 275 Anggota PMR di Kabupaten Pasuruan Ikuti Ujian Tanda Kecakapan
  • 275 Anggota PMR di Kabupaten Pasuruan Ikuti Ujian Tanda Kecakapan
  • 275 Anggota PMR di Kabupaten Pasuruan Ikuti Ujian Tanda Kecakapan

Posting Komentar