Aksi Cepat Bocah Tuna Daksa 7 Tahun Selamatkan Orang Tua Saat Gempa Sikka
Insiden tersebut terjadi saat guncangan gempa tiba-tiba melanda pemukiman warga. Jordan yang sehari-harinya terbiasa berjalan kaki sejauh satu kilometer menuju sekolah, langsung mengambil tindakan cepat dengan keluar menuju halaman rumah mendahului ayah dan ibunya.
Berdasarkan laporan verifikasi dari tim lapangan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sikka, Jordan tidak kehilangan arah berkat pemahaman mitigasi yang ia pelajari. Dari halaman rumah yang aman, Jordan berteriak lantang meminta Bapa dan Mamanya untuk segera keluar menyusul dirinya.
Relawan PMI Kabupaten Sikka yang melakukan peninjauan menyatakan kekagumannya atas keberanian bocah tersebut. Kepada petugas, Jordan mengakui bahwa dirinya tetap merasakan takut, namun ingatan akan simulasi gempa membuatnya mampu mengatasi keadaan.
"Saya sudah pernah merasakan gempa kecil sehingga saya bisa mengatasi, walaupun saya punya keterbatasan," kata Jordan kepada relawan.
Saat ini, kondisi psikologis Jordan terpantau stabil berkat pendampingan melekat dari kedua orang tuanya di rumah. Meskipun rasa cemas pasca-guncangan belum sepenuhnya hilang, Jordan kini telah menguasai prosedur dasar keselamatan gempa.
Pihak PMI Sikka mengonfirmasi bahwa pascabencana ini, status kesiapsiagaan warga di Kecamatan Kangae akan terus ditingkatkan melalui penyuluhan berkala. Fokus utama akan diarahkan pada penguatan kapasitas evakuasi mandiri untuk kelompok rentan dan anak-anak sekolah.
Penulis: Haafiid
Editor: Redaksi

Posting Komentar