Belajar di Tenda Darurat, Siswa SDI Nggemo Ikut Kegiatan Menggambar dan Edukasi Kesehatan Pascagempa
LINTAS86.com, ENDE – Kegiatan belajar mengajar di SDI Nggemo, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, masih berlangsung di tenda darurat pascagempa. Meski demikian, para siswa tetap menjalani aktivitas sekolah sambil mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang dirancang untuk mendukung proses belajar dan pemulihan mereka.
Pada Sabtu (19/9/2026), siswa mengikuti kegiatan Dukungan Psikososial (PSS) dan Promosi Kesehatan yang dikemas melalui aktivitas menggambar, bermain, dan edukasi kesehatan. Kegiatan tersebut bertujuan membantu anak-anak tetap aktif belajar sekaligus memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan dan kebersihan.
Untuk siswa kelas 1 dan 2, kegiatan PSS dilakukan melalui aktivitas menggambar. Anak-anak diberikan kesempatan untuk mengekspresikan ide dan imajinasi mereka melalui gambar sambil berinteraksi dengan teman-teman sebayanya.
Selain itu, siswa juga mengikuti kegiatan Promosi Kesehatan yang membahas pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Materi disampaikan melalui pendekatan yang sesuai dengan usia anak sehingga lebih mudah dipahami.
Kepala SDI Nggemo, Anas, mengatakan kegiatan tersebut memberikan dampak yang baik bagi siswa yang masih beradaptasi dengan kondisi pascagempa.
"Menurut pantauan kami, anak-anak semakin semangat, apalagi ada kegiatan PSS dari PMI. Mereka jadi lebih bersemangat, bisa melupakan hal-hal yang membuat mereka takut dan trauma. Sekarang mereka sudah lebih mau datang ke sekolah dan perlahan melupakan kejadian pascagempa," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga membantu siswa kembali aktif berinteraksi dengan teman-temannya dalam suasana yang lebih menyenangkan.
Tim Promosi Kesehatan PMI, Aryo, menjelaskan bahwa metode pembelajaran yang melibatkan permainan dan aktivitas langsung dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami materi yang diberikan.
"Anak-anak lebih mudah menerima pesan ketika mereka diajak terlibat langsung. Jadi selain mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan, mereka juga bisa menikmati prosesnya melalui permainan dan aktivitas bersama," jelasnya.
Kepala Markas PMI Kabupaten Ende, Alland, mengatakan dukungan kepada anak-anak pascabencana perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui penyediaan tempat belajar sementara tetapi juga melalui kegiatan yang mendukung kenyamanan dan rasa aman mereka saat berada di sekolah.
"Pemulihan setelah bencana bukan hanya bagaimana anak-anak bisa kembali ke sekolah, tetapi juga bagaimana mereka merasa aman dan nyaman ketika berada di lingkungan belajar. Melalui PSS dan Promosi Kesehatan, PMI berupaya memberikan ruang bagi anak-anak untuk kembali beraktivitas, bermain, dan belajar," katanya.
Siswa kelas VI, Tolentino Sawakeli, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan untuk belajar dan bermain bersama teman-teman.
"Saya senang ikut kegiatan PMI karena bisa bermain dan belajar bersama teman-teman. Kegiatannya juga menyenangkan, jadi tidak hanya belajar di kelas," ujarnya.
Sementara itu, Bonefasius Jabandakamal mengatakan kegiatan tersebut membuat suasana belajar di tenda darurat terasa lebih menyenangkan.
"Saya senang karena bisa ikut kegiatan bersama PMI. Selain bermain, kami juga belajar tentang kesehatan dan bisa bersama-sama dengan teman," katanya.
Melalui kegiatan menggambar, bermain, dan edukasi kesehatan, siswa SDI Nggemo tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga ruang untuk kembali menjalani aktivitas sekolah dalam suasana yang lebih positif. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan pendidikan bagi anak-anak yang masih menjalani proses pemulihan pascagempa.
Penulis: HaafiidEditor: Redaksi

Posting Komentar