Cegah Penyakit Pascagempa, Siswa SMPN Satap Nggemo Belajar Hidup Bersih Lewat Praktik Langsung

LINTAS86.com, ENDE – Upaya meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat di kalangan pelajar terus dilakukan di tengah kondisi pascagempa. Melalui kegiatan promosi kesehatan yang dikemas secara interaktif, siswa SMPN Satap Nggemo diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyakit.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) itu diikuti oleh 97 siswa yang terdiri dari 50 siswa laki-laki dan 47 siswa perempuan, serta didampingi 15 guru. Materi yang diberikan berfokus pada perilaku hidup bersih dan sehat, mulai dari enam langkah mencuci tangan yang benar, mengenali air yang aman untuk dikonsumsi, memahami vektor pembawa penyakit, hingga pencegahan rabies dan demam berdarah.

Berbeda dengan metode penyuluhan pada umumnya, edukasi kesehatan disampaikan melalui praktik langsung yang melibatkan para siswa secara aktif. Dengan cara tersebut, peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mempraktikkan langsung apa yang dipelajari sehingga lebih mudah dipahami dan diingat.

Selain sesi edukasi, kegiatan juga diisi dengan permainan ular tangga bertema kebersihan. Setiap kotak permainan memuat pesan dan pertanyaan seputar kesehatan yang harus dijawab oleh peserta. Suasana belajar pun terasa lebih menyenangkan karena siswa dapat belajar sambil bermain bersama teman-teman mereka.

Siswi kelas VII SMPN Satap Nggemo, Maria Mikania Gambe, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda.

"Saya senang karena bisa praktik langsung, jadi lebih mudah memahami materi yang diberikan. Apalagi ada permainan ular tangga tentang kebersihan. Di setiap nomor ada keterangannya dan kami juga diminta menebak, jadi sambil bermain kami bisa belajar bagaimana cara menjaga kebersihan," katanya.

Tim Promosi Kesehatan PMI, Maulidi, menjelaskan bahwa pendidikan kesehatan kepada anak-anak perlu dilakukan melalui pendekatan yang sesuai dengan usia mereka. Menurutnya, praktik langsung dan permainan merupakan metode yang efektif untuk menyampaikan pesan kesehatan.

"Anak-anak kita ajak untuk tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mempraktikkan langsung. Dengan cara seperti ini, mereka lebih mudah memahami dan mengingat pesan-pesan kesehatan yang kami sampaikan, terutama kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya.

Menurut Maulidi, kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan, serta memahami sumber air yang aman menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai penyakit yang berpotensi muncul setelah bencana.

Di balik kegiatan tersebut, sebagian siswa masih menghadapi dampak psikologis akibat gempa yang terjadi beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut terlihat dari perubahan pola aktivitas sebagian siswa yang masih merasa khawatir untuk kembali tidur di dalam rumah.

Wali Kelas IX SMPN Satap Nggemo, Maria Regina Weni, mengatakan beberapa siswa masih mengalami trauma akibat gempa yang menyebabkan rumah mereka mengalami kerusakan.

"Ada beberapa yang masih trauma. Mereka ada yang tidur di dapur atau di depan rumah karena rumahnya banyak yang retak," ungkapnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan bangunan dan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan dukungan bagi anak-anak agar tetap dapat belajar dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik.

Melalui kegiatan promosi kesehatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai kebersihan dan pencegahan penyakit, tetapi juga memperoleh ruang belajar yang menyenangkan dan interaktif. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Kegiatan di SMPN Satap Nggemo menjadi bagian dari upaya mendukung kesehatan warga sekolah sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan anak-anak dalam menghadapi berbagai risiko penyakit di tengah situasi pascagempa.

Penulis: Haafiid 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Cegah Penyakit Pascagempa, Siswa SMPN Satap Nggemo Belajar Hidup Bersih Lewat Praktik Langsung
  • Cegah Penyakit Pascagempa, Siswa SMPN Satap Nggemo Belajar Hidup Bersih Lewat Praktik Langsung
  • Cegah Penyakit Pascagempa, Siswa SMPN Satap Nggemo Belajar Hidup Bersih Lewat Praktik Langsung
  • Cegah Penyakit Pascagempa, Siswa SMPN Satap Nggemo Belajar Hidup Bersih Lewat Praktik Langsung
  • Cegah Penyakit Pascagempa, Siswa SMPN Satap Nggemo Belajar Hidup Bersih Lewat Praktik Langsung
  • Cegah Penyakit Pascagempa, Siswa SMPN Satap Nggemo Belajar Hidup Bersih Lewat Praktik Langsung

Posting Komentar