PAN Klaim Rangkul Nahdliyin, Fakaruzzaman Soroti Pemindahan Kader Pendamping Desa



LINTAS86.com, PONOROGO - Ketua PC GP Ansor Kabupaten Ponorogo, Fakaruzzaman Hidayatullah, turut menyoroti menguatnya narasi PAN yang menyebut dirinya sebagai “Partai Anak Nahdliyin”. Menurutnya, klaim kedekatan dengan Nahdliyin seharusnya tidak berhenti pada pernyataan politik, tetapi harus terlihat dalam kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan kader dan masyarakat.

Fakaruzzaman secara khusus menguatkan sikap Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, yang meminta transparansi terkait kebijakan pemindahan atau relokasi tenaga pendamping desa.

“Apa yang disampaikan Ketua PW GP Ansor Jatim sangat tepat. Jangan sampai kader yang selama ini mengabdi di desa justru merasa tidak mendapatkan perlakuan yang adil. Kalau ada pemindahan, harus jelas dasar, indikator, dan mekanismenya,” tegas Fakaruzzaman. Minggu, 6 September 2026

Ia menilai persoalan pendamping desa menjadi penting karena banyak kader muda NU yang selama ini memilih mengabdi di tengah masyarakat melalui berbagai program pembangunan desa.

“Kalau memang ingin merangkul Nahdliyin, jangan hanya datang ke forum NU atau menyampaikan slogan politik. Lihat juga bagaimana kader-kader muda NU yang bekerja di lapangan diperlakukan,” ujarnya.

Fakaruzzaman menegaskan GP Ansor tidak sedang membawa persoalan tersebut ke arah konflik politik. Namun, organisasi memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan aspirasi ketika kader mengalami persoalan dalam menjalankan pengabdian.

“Nahdliyin bukan sekadar konstituen dan kader muda NU bukan sekadar objek politik. Mereka adalah bagian dari kekuatan masyarakat yang nyata-nyata bekerja dan mengabdi,” katanya.

Karena itu, ia meminta Kementerian Desa PDT membuka mekanisme pemindahan pendamping desa secara transparan agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan spekulasi dan persepsi adanya kepentingan di luar pertimbangan profesional.

“Sederhana saja. Kalau kebijakannya objektif, transparankan. Kalau berdasarkan kinerja, buka indikatornya. Dengan begitu tidak ada prasangka. Merangkul Nahdliyin harus dibuktikan dengan tindakan, bukan hanya slogan,” pungkasnya.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • PAN Klaim Rangkul Nahdliyin, Fakaruzzaman Soroti Pemindahan Kader Pendamping Desa
  • PAN Klaim Rangkul Nahdliyin, Fakaruzzaman Soroti Pemindahan Kader Pendamping Desa
  • PAN Klaim Rangkul Nahdliyin, Fakaruzzaman Soroti Pemindahan Kader Pendamping Desa
  • PAN Klaim Rangkul Nahdliyin, Fakaruzzaman Soroti Pemindahan Kader Pendamping Desa
  • PAN Klaim Rangkul Nahdliyin, Fakaruzzaman Soroti Pemindahan Kader Pendamping Desa
  • PAN Klaim Rangkul Nahdliyin, Fakaruzzaman Soroti Pemindahan Kader Pendamping Desa

Posting Komentar