Berangkat ke Surabaya, 21 Pendonor Darah Aktif Lumajang Dapat Wejangan dari Gubernur Jatim



LINTAS86.com, SURABAYA — Sebuah informasi penting di bidang kesehatan masyarakat dan penataan kebijakan publik, Gubernur Jawa Timur memberikan wejangan strategis dalam acara Penganugerahan Piagam dan Lencana Pendonor Darah Sukarela (DDS) 75 kali. Agenda penting tingkat provinsi ini dilangsungkan secara formal di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Acara kemanusiaan ini turut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus PMI Jawa Timur serta delegasi khusus sebanyak 21 pendonor darah aktif asal Kabupaten Lumajang.
Sebelum bertolak ke Surabaya, rombongan 21 pendonor berbatik tersebut dilepas secara resmi oleh Kepala UDD PMI Lumajang, dr. Halimi Maksum, MMRS di ruang atas kantor UDD PMI Lumajang. Manajemen UDD PMI Lumajang menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf karena kendala agenda domestik bertepatan dengan upacara Hari Kesaktian Pancasila di Alun-Alun Lumajang.
"Kami, menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendonor darah Sukarela 75 Kali, semoga bisa terus terjaga rutin mendonorkan darahnya hingga 100 kali. Kami mohon maaf, tidak bisa ikut serta mendampingi ke gedung Grahadi, karena harus mengikuti upacara hari kesaktian Pancasila di alun alun kota Lumajang," ujar dr. Halimi Maksum saat melepas keberangkatan relawan.
Dalam arahannya di atas podium Grahadi, Gubernur Jawa Timur menyoroti secara tajam mengenai adanya ketimpangan sebaran jumlah pendonor aktif antar-wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur, yang dinilai memerlukan langkah evaluasi demografi secara menyeluruh. Beliau memberikan perbandingan data konkret yang sangat menarik perhatian antara Kota Mojokerto dengan Kabupaten Mojokerto terkait antusiasme kepedulian warganya.
Berdasarkan data riset lapangan, Kota Mojokerto yang secara wilayah administratif hanya memiliki 3 kecamatan, ternyata memiliki jumlah DDS aktif yang jauh lebih banyak secara persentase populasi dibandingkan dengan Kabupaten Mojokerto yang memiliki wilayah luas mencakup 18 kecamatan. Menyikapi ketimpangan data tersebut, Gubernur langsung menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jawa Timur, Prof. Erwin, dengan dipandu oleh Ketua PMI Jatim, untuk segera menyusun langkah taktis guna memperluas wilayah kepesertaan donor darah di area urban dan suburban.
Selain mengevaluasi perluasan jangkauan DDS pada kelompok usia dewasa, Gubernur Jawa Timur juga memberikan masukan berharga mengenai pola pembinaan relawan muda di sekolah-sekolah demi membangun ketahanan sosial sejak dini. Kunci utamanya adalah mengawinkan potensi organisasi kepemudaan.
"Gubernur berharap agar supaya Kadinkes Jatim prof Erwin dipandu ketua PMI berupaya bagaimana pendonor sukarela lebih banyak bisa diluaskan jangkauannya. Gubernur juga memberikan masukan PMR apa bisa dimungkinkan seiring seirama dengan Kepramukaan, strategis menseiringi kepramukaan dan Palang Merah, bisa dibangun sinergi keberseiringan Pramuka dengan PMR dalam memupuk gerakan kemanusiaan secara kompak," urai Gubernur Jatim dalam wejangannya.
Gubernur juga secara khusus menyampaikan rasa hormat, apresiasi, dan terima kasih mendalam atas konsistensi dan keistiqomahan para pendonor darah yang tetap setia berbagi zat cair kehidupan dari tubuhnya tanpa mengharapkan imbalan materi. Amal saleh yang telah dilakukan oleh para pendonor—yang secara akumulatif rata-rata telah menyumbangkan 26 liter darah per orang sepanjang hidupnya—dinilai sebagai wujud keikhlasan sejati karena mereka memberikan kehidupan bagi orang lain tanpa pernah tahu siapa yang akan menerima donor tersebut. 
Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Berangkat ke Surabaya, 21 Pendonor Darah Aktif Lumajang Dapat Wejangan dari Gubernur Jatim
  • Berangkat ke Surabaya, 21 Pendonor Darah Aktif Lumajang Dapat Wejangan dari Gubernur Jatim
  • Berangkat ke Surabaya, 21 Pendonor Darah Aktif Lumajang Dapat Wejangan dari Gubernur Jatim
  • Berangkat ke Surabaya, 21 Pendonor Darah Aktif Lumajang Dapat Wejangan dari Gubernur Jatim
  • Berangkat ke Surabaya, 21 Pendonor Darah Aktif Lumajang Dapat Wejangan dari Gubernur Jatim
  • Berangkat ke Surabaya, 21 Pendonor Darah Aktif Lumajang Dapat Wejangan dari Gubernur Jatim

Posting Komentar