Rumah Terdampak Longsor, PMI Lumajang Kirim Bantuan ke Tamanayu

LINTAS86.com, LUMAJANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga korban tanah longsor di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Selasa (3/11/2026).

Bantuan diberikan kepada keluarga korban atas nama Imron melalui saudaranya, Iman. Keluarga tersebut merupakan salah satu warga yang terdampak tanah longsor sehingga harus meninggalkan rumahnya di Dusun Jenggrong dan sementara waktu tinggal di rumah orang tua mereka di Dusun Manggisan, Desa Tamanayu.

Kegiatan distribusi bantuan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.20 WIB menggunakan armada Ambulans Gran Maxx N 1351 ZV milik PMI Kabupaten Lumajang.

Petugas PMI yang bertugas dalam kegiatan tersebut adalah Kowiadi dan Mochamad Yusuf.

Kepala Markas sekaligus Sekretaris PMI Kabupaten Lumajang, Nurhadi Santoso, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

"Bantuan dari PMI Lumajang ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen kemanusiaan PMI terhadap warga yang terdampak bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban tanah longsor di Desa Tamanayu," ujar Nurhadi Santoso.

Bantuan Disesuaikan Kebutuhan Dasar Korban

Dalam kegiatan tersebut, PMI Lumajang menyalurkan sejumlah kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga darurat yang dibutuhkan keluarga korban selama masa pemulihan pascabencana.

Bantuan yang diberikan meliputi:

  • Beras 5 kilogram
  • Minyak goreng 1 liter
  • Gula pasir 1 kilogram
  • Mi instan 20 bungkus
  • Terpal 1 lembar
  • Selimut 1 lembar
  • Termos 1 buah

Bantuan tersebut diterima langsung oleh pihak keluarga dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar selama tinggal di lokasi pengungsian sementara.

Menurut PMI Lumajang, bantuan kemanusiaan tidak hanya berfokus pada penanganan saat bencana terjadi, tetapi juga mendukung pemulihan keluarga yang terdampak agar dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Cuaca Ekstrem Tingkatkan Risiko Longsor

Tanah longsor yang terjadi di wilayah Tamanayu menjadi salah satu dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang.

Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, termasuk tanah longsor, banjir, dan pergerakan tanah di kawasan rawan.

Kondisi tersebut membuat masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan dan lereng perlu meningkatkan kewaspadaan.

PMI Kabupaten Lumajang mengingatkan warga untuk memperhatikan tanda-tanda awal potensi longsor, seperti retakan tanah, pohon yang mulai miring, rembesan air yang tidak biasa, maupun suara gemuruh dari tebing saat hujan berlangsung.

Pelaporan secara cepat kepada pemerintah desa maupun instansi terkait dinilai penting untuk mempercepat langkah mitigasi dan mengurangi risiko yang lebih besar.

PMI Terus Hadir dalam Aksi Kemanusiaan

Nurhadi Santoso menegaskan PMI Lumajang akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Menurutnya, pelayanan PMI tidak hanya berupa dukungan medis dan kegawatdaruratan, tetapi juga bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak musibah.

"PMI tidak hanya hadir saat tanggap darurat, tetapi juga berupaya memberikan dukungan kemanusiaan yang dapat membantu keluarga korban menjalani masa pemulihan. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam setiap pelayanan PMI," katanya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara organisasi kemanusiaan, pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Dengan dukungan yang tepat, keluarga terdampak diharapkan dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

Pemulihan Menjadi Prioritas

Selain memenuhi kebutuhan dasar, bantuan yang diberikan PMI juga menjadi bentuk dukungan moral kepada keluarga korban.

Dalam situasi pascabencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan logistik, tetapi juga kepastian bahwa mereka tidak menghadapi musibah seorang diri.

Kehadiran relawan dan petugas kemanusiaan di tengah masyarakat terdampak sering kali menjadi sumber semangat bagi korban untuk kembali menata kehidupan mereka.

PMI Lumajang berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu keluarga Imron melewati masa sulit akibat tanah longsor sekaligus mempercepat proses pemulihan yang sedang mereka jalani.

Di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, PMI juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat solidaritas sosial, dan aktif melaporkan potensi bencana di lingkungan masing-masing.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan dampak bencana sekaligus menjaga keselamatan warga di wilayah rawan longsor.


FOTO UTAMA

Petugas PMI Lumajang menyerahkan bantuan logistik kepada keluarga korban tanah longsor di Desa Tamanayu.

NAMA FILE FOTO

pmi-logistik-longsor-tamanayu.jpg

ALT FOTO

PMI Lumajang menyalurkan bantuan kepada korban longsor Tamanayu

CAPTION FOTO

Petugas PMI Kabupaten Lumajang menyerahkan bantuan logistik kepada keluarga korban tanah longsor di Desa Tamanayu, Selasa (3/11/2026). Foto: PMI Lumajang.

SUMBER

PMI Kabupaten Lumajang

BYLINE

Penulis: Nur A.
Editor: Redaksi

Penulis: Zabidi Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Rumah Terdampak Longsor, PMI Lumajang Kirim Bantuan ke Tamanayu
  • Rumah Terdampak Longsor, PMI Lumajang Kirim Bantuan ke Tamanayu
  • Rumah Terdampak Longsor, PMI Lumajang Kirim Bantuan ke Tamanayu
  • Rumah Terdampak Longsor, PMI Lumajang Kirim Bantuan ke Tamanayu
  • Rumah Terdampak Longsor, PMI Lumajang Kirim Bantuan ke Tamanayu
  • Rumah Terdampak Longsor, PMI Lumajang Kirim Bantuan ke Tamanayu

Posting Komentar