Kembali Sehat! PMI Dukung Penyintas Erupsi Semeru dengan Promosi Kebersihan
0 menit baca
lintas86.com, Lumajang — Palang Merah Indonesia (PMI) Lumajang, menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung para penyintas bencana erupsi Gunung Semeru melalui program promosi kesehatan personal hygiene. Program ini digelar bertujuan menjawab kebutuhan mendesak untuk mengedukasi para penyintas mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dalam upaya mencegah penyebaran penyakit menular pascabencana.
Pada Rabu, 26 November 2025, bertempat di Sekolah Darurat SDN 2 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, PMI bersama unsur TNI dan MDMC, menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan ini. Acara dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB, berfokus pada peningkatan pemahaman tentang praktik kebersihan pribadi di lingkungan yang rawan terkontaminasi, terutama dengan keberadaan abu vulkanik dan lahar dingin.
Pascaerupsi, akses air bersih dan fasilitas sanitasi sangat terbatas, meningkatkan risiko penyakit seperti diare dan infeksi kulit. PMI mencatat bahwa menjaga kebersihan diri adalah langkah krusial untuk melindungi kesehatan komunitas di tengah krisis. Melalui kerjasama erat dengan Federasi Internasional Palang Merah (IFRC), Kementerian Kesehatan, dan WHO, PMI memastikan edukasi ini menyentuh aspek-aspek mendasar dari kebersihan pribadi.
Relawan PMI, dibantu para guru dan relawan lainnya, memberikan pelatihan cuci tangan pakai sabun yang benar, terutama sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah merawat individu yang sakit. Selain itu, PMI memastikan ketersediaan air bersih untuk minum dan mandi, meskipun dalam kondisi darurat, dengan membangun fasilitas sanitasi sementara.
Aspek penting lainnya termasuk manajemen kebersihan menstruasi, yang difasilitasi dengan menyediakan pembalut dan tempat sampah yang layak, memastikan martabat dan kesehatan perempuan dan anak perempuan tetap terjaga dalam situasi krisis.
Kendati kegiatan berlangsung lancar, sebuah insiden kecil sempat terjadi, yaitu perselisihan antar murid yang menyebabkan trauma pada salah satu siswa. Namun, dengan penanganan cepat dan tepat dari tim medis PMI, kondisi siswa tersebut dapat segera dipulihkan, dan kegiatan edukasi berjalan tanpa gangguan lebih lanjut.
Ketua PMI Lumajang, H. Budi Santoso, SH, MSI, menyampaikan apresiasinya terhadap semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
"Pentingnya edukasi kesehatan sejak dini, terutama dalam kondisi pascabencana, menjadi fondasi pemulihan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, kita dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat terdampak," ujarnya.
PMI Lumajang berkomitmen untuk melanjutkan dan memperluas program ini ke berbagai daerah yang terdampak, memastikan masyarakat memiliki ketahanan lebih kuat menghadapi tantangan di masa datang. Dengan dedikasi yang tak tergoyahkan, upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi semua penyintas, sembari memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah kondisi pascabencana.
Melalui inisiatif berkelanjutan ini, diharapkan para penyintas tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dan adaptasi baru, berbekal pengetahuan yang memadai tentang kebersihan dan kesehatan diri.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
