Layanan Kesehatan Keliling PMI: Harapan Baru Pasca Banjir di Lambung Bukit
Sabtu, Januari 31, 2026
Palang Merah Indonesia (PMI) menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui penyelenggaraan pelayanan kesehatan keliling di Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Kolaborasi ini melibatkan PMI Jakarta Timur, PMI Provinsi Sumatera Barat, dan PMI Kota Padang, dan merupakan upaya nyata dalam mendukung masyarakat terdampak bencana alam di wilayah tersebut.
Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, yang merupakan Ketua PMI Jakarta Timur, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya organisasi untuk memastikan layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan pasca bencana.
"Pelayanan kesehatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen organisasi dalam memastikan layanan kesehatan menjangkau masyarakat yang membutuhkan pasca bencana alam," ucapnya. Sabtu, 31 Januari 2026,
Pelayanan kesehatan keliling ini dirancang untuk menjangkau masyarakat yang memiliki akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan, terutama setelah bencana alam melanda. Tim gabungan dari berbagai cabang PMI memberikan layanan kesehatan dasar, termasuk pemeriksaan kesehatan umum, pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, dan edukasi pola hidup bersih dan sehat.
Meski harus menghadapi tantangan akses yang cukup berat akibat jembatan putus diterjang banjir, semangat tim PMI tak surut.
Krisdianto menyatakan bahwa timnya berupaya maksimal agar pelayanan dapat diterima masyarakat terdampak.
"Kami berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan sebagai wujud kehadiran PMI di tengah masyarakat," pungkasnya.
Dampak positif dari upaya ini mendapat pengakuan dari masyarakat setempat.
Evi, salah satu warga yang menerima manfaat dari pelayanan kesehatan ini, mengatakan bahwa bencana banjir dan longsor telah berdampak besar pada kesehatan warga.
"Setelah banjir dan longsor, kondisi kesehatan warga perlu diperhatikan. Lewat pelayanan kesehatan keliling ini, kami merasa sangat terbantu karena bisa memeriksakan kesehatan tanpa harus jauh-jauh ke fasilitas kesehatan," tuturnya.
Lebih lanjut, Evi berharap kegiatan serupa dapat dilakukan oleh PMI secara berkala.
"Saya berharap kegiatan ini bisa terus diadakan sehingga kondisi kesehatan masyarakat dapat terpantau secara rutin," harapnya.
Selain fokus pada pelayanan medis, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.
Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya menjaga kesehatan, deteksi dini penyakit pascabencana, dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Upaya ini menunjukkan bagaimana PMI tidak hanya berperan dalam pelayanan medis, tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.
Secara keseluruhan, kolaborasi PMI Jakarta Timur, PMI Sumatera Barat, dan PMI Kota Padang di Lambung Bukit menjadi contoh nyata tentang pentingnya kerja sama antarwilayah dalam memberikan layanan kesehatan yang cepat dan efektif pasca bencana.
Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi bisa meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kepada masyarakat, serta menawarkan harapan baru bagi mereka yang terdampak bencana.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
