PMI Aceh Utara Ikut Serahkan Bantuan Tunai PMI Banten untuk Warga Sawang dan Riseh Teungoh
Januari 29, 2026
lintas86.com, Aceh Utara – Solidaritas kemanusiaan terus mengalir untuk warga terdampak bencana di wilayah Aceh Utara. Pada hari Kamis, (29/1/2026) Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara, yang diwakili oleh Wakil Ketua Hendra Yuliansyah, turut serta dalam menyalurkan bantuan tunai dari PMI Banten kepada 169 kepala keluarga di dua desa, yaitu Desa Sawang dan Desa Riseh Teungoh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.
Kehadiran PMI Aceh Utara bersama PMI Banten merupakan bagian dari upaya kolaboratif memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.
"Kami sangat berterima kasih kepada PMI Banten atas dukungannya yang luar biasa. Ini tidak hanya sekedar bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian yang mendalam terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami masa sulit," ujar Hendra Yuliansyah di lokasi penyerahan bantuan.
Bantuan tunai yang diberikan berjumlah 1.200.000 Rupiah per kepala keluarga. Dana ini diharapkan bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya pendidikan bagi anak-anak yang sempat terhenti akibat bencana. Sebelumnya, PMI Aceh Utara juga telah aktif dalam memberikan bantuan logistik dan peralatan dapur darurat sebagai langkah tanggap bencana awal.
Sofian Agani, salah satu warga Desa Sawang berusia 48 tahun, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
"Bantuan ini akan sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama ketika semua sumber pendapatan kami terhenti setelah bencana," jelas Sofian.
Sementara itu, Kepala Desa Sawang, Mahyudanil, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PMI Banten dan PMI Aceh Utara.
"Ini adalah bentuk solidaritas yang sangat berarti bagi kami. Bantuan ini memberikan harapan baru bagi warga desa kami untuk bangkit dan memulai kembali kehidupan yang sempat terhenti," tuturnya.
Nanang Hasani, S.E MM, pengurus PMI Provinsi Aceh, juga memberikan pandangannya mengenai penyaluran bantuan tersebut.
Ia menekankan pentingnya bantuan tunai langsung, yang dinilai lebih tepat sasaran dan dapat digunakan sesuai kebutuhan khusus warga.
"Ini adalah langkah yang sangat efektif dalam pemulihan pasca-bencana. Kita ke depan perlu memperbanyak upaya yang sifatnya produktif, tidak hanya bantuan pangan, tetapi juga mendukung usaha pertanian dan ekonomi lokal," kata Nanang.
Melihat dampak banjir yang sangat meluas, kepedulian dari berbagai pihak menjadi penting.
Hendra Yuliansyah berharap kolaborasi ini bisa terus dilakukan di wilayah lain yang terdampak, mengingat tantangan pemulihan pasca-bencana yang cukup besar.
"Mari kita terus bersatu, bantu saudara kita yang membutuhkan, dan jadikan solidaritas ini sebagai kekuatan kita bersama," ajaknya.
Pengurus PMI Banten, Jaenudin, menyatakan pentingnya kepedulian dari orang orang dermawan dan juga seluruh masyarakat Indonesia.
"Kita harus saling merasakan penderitaan saudara-saudara kita di Aceh. Dengan bersatu, kita bisa memberi dampak yang lebih kuat," tuturnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan pemulihan di Aceh Utara dapat berjalan lancar dan membawa perubahan positif bagi masyarakat yang terkena dampak. Kesadaran kolektif dan tindakan nyata akan menjadi pilar penting dalam setiap langkah menuju pemulihan dan pembaruan.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
