PMI Terlibat Karya Bakti Banjir Luapan Desa Satak
Januari 24, 2026
Kegiatan ini berlangsung sejak pagi hari dan melibatkan berbagai unsur masyarakat serta lembaga terkait. Sabtu, 24 Januari 2026
Lukma Hafit, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana (Kadiv PB) PMI Kabupaten Kediri, menyatakan,
Kegiatan karya bakti ini difokuskan pada pembersihan lumpur dan material banjir yang menggenangi halaman SD Negeri 1 Satak. Meskipun cuaca sempat mendung, semangat para relawan dan masyarakat tidak surut. PMI juga memberikan bantuan medis dan logistik untuk mendukung proses pemulihan.
Lukma Hafit menambahkan,
Keterlibatan berbagai pihak, termasuk PTPN Ngrangkah dan Palang Merah Remaja SMAN 1 Puncu, menunjukkan bahwa penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan kerja bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat gotong-royong dan koordinasi yang baik, PMI Kabupaten Kediri optimis bahwa penanganan dan mitigasi bencana di wilayahnya akan semakin efektif dan cepat, demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Lukma Hafit, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana (Kadiv PB) PMI Kabupaten Kediri, menyatakan,
"Penanganan bencana seperti banjir luapan ini memerlukan sinergi dan kerja sama dari semua pihak. PMI dengan dukungan dari Palang Merah Remaja, pemerintah desa, Babinsa, guru-guru, serta masyarakat setempat, berupaya secara maksimal membantu proses pembersihan dan pemulihan lingkungan agar kehidupan masyarakat kembali normal secepat mungkin."
Kegiatan karya bakti ini difokuskan pada pembersihan lumpur dan material banjir yang menggenangi halaman SD Negeri 1 Satak. Meskipun cuaca sempat mendung, semangat para relawan dan masyarakat tidak surut. PMI juga memberikan bantuan medis dan logistik untuk mendukung proses pemulihan.
Lukma Hafit menambahkan,
"Kolaborasi lintas sektor ini adalah kunci keberhasilan penanganan bencana. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi tantangan alam di masa depan."
Keterlibatan berbagai pihak, termasuk PTPN Ngrangkah dan Palang Merah Remaja SMAN 1 Puncu, menunjukkan bahwa penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan kerja bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat gotong-royong dan koordinasi yang baik, PMI Kabupaten Kediri optimis bahwa penanganan dan mitigasi bencana di wilayahnya akan semakin efektif dan cepat, demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
