HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

PMI Terus Bantu Sediakan Air Bersih bagi Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan


lintas86.com, Tapanuli Selatan - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapanuli Selatan dengan sigap melanjutkan upayanya dalam menyalurkan air bersih kepada warga yang terdampak banjir di berbagai wilayah. Bantuan ini menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, yang masih mengalami kesulitan dalam mengakses air layak konsumsi.

Pada Senin (26/1/26), penyaluran air bersih kembali dilakukan sebagai bagian dari misi kemanusiaan PMI.

Banjir yang melanda beberapa desa di kawasan tersebut telah mengakibatkan sumur-sumur warga tercemar, sehingga mengganggu sumber air bersih yang biasa digunakan. 

Menanggapi situasi ini, PMI Tapanuli Selatan mengerahkan tim relawan dan mobil tangki air untuk memastikan distribusi air bersih ke pemukiman warga serta titik terdampak lainnya. 

Kris Hardianto, Kepala Markas PMI Kabupaten Labuhan Batu, menekankan pentingnya penyaluran air bersih ini sebagai prioritas utama dalam masa tanggap darurat dan pemulihan awal pascabencana.

"Selama warga belum dapat mengakses air bersih secara normal, PMI akan terus menyalurkan bantuan sebagai bentuk komitmen pelayanan kemanusiaan," ujar Kris. 

Air bersih yang disediakan oleh PMI digunakan oleh warga untuk kebutuhan vital seperti minum, memasak, serta menjaga kebersihan, yang semuanya esensial untuk mencegah timbulnya penyakit pasca-banjir.
 
Selain distribusi air bersih, relawan PMI juga membersihkan lingkungan, memberikan edukasi dan imbauan kepada warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan air bersih secara bijak.

Warga terdampak menyambut baik bantuan ini. 

"Kehadiran PMI sangat membantu kami di tengah proses pemulihan ini," ujar salah satu warga. 

PMI Tapanuli Selatan berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak lain yang terkait, guna memastikan layanan penyaluran air bersih dapat menjangkau seluruh warga terdampak hingga keadaan kembali normal. 

Kesigapan dan koordinasi yang baik ini diharapkan dapat semakin mempercepat pemulihan masyarakat dari bencana yang baru saja dialami.

Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
Posting Komentar
Tutup Iklan