Relawan CORRE INDONESIA Berkolaborasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Aceh
0 menit baca
lintas86.com, Bireuen – Relawan CORRE INDONESIA yang sekretariatnya berlokasi di Wonoagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmen dan kepeduliannya dalam kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Provinsi Aceh. Kali ini, mereka beraksi di Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara dengan berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kehidupan masyarakat terdampak.
Dalam upaya mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat yang terdampak, CORRE INDONESIA menggandeng relawan Sibat PMI ranting Gandapura, Kabupaten Bireuen. Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial, mulai dari renovasi fasilitas pendidikan hingga bantuan kebutuhan dasar bagi pengungsi.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah renovasi tempat ngaji anak-anak di sebuah pesantren di Kampung Samuti, Kabupaten Bireuen. Tempat belajar yang sebelumnya kurang memadai kini mendapatkan sentuhan perbaikan yang signifikan, sehingga anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan kondusif. Program ini tidak hanya meningkatkan fasilitas fisik, tetapi juga memberikan semangat baru bagi generasi muda untuk terus menimba ilmu agama.
Selain di Bireuen, relawan juga bergerak di Aceh Utara, tepatnya di Langkahan, di titik pengungsian yang menampung sekitar 45 Kepala Keluarga (KK). Di sini, mereka memberikan bantuan berupa tabung ELPIJI 3 kilogram untuk memenuhi kebutuhan peralatan masak yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban sehari-hari mereka dan menjaga kesehatan serta keamanan dalam memasak.
Kegiatan ini dikordinir langsung oleh Dwei Yanto, yang akrab dipanggil Dwie Derex, bersama Lukman, keduanya berasal dari Malang, Jawa Timur. Mereka memimpin tim dengan penuh dedikasi dan memastikan setiap bantuan tepat sasaran serta berjalan lancar sesuai rencana.
Selain CORRE INDONESIA dan Sibat PMI Gandapura, tim TSR yang dipimpin oleh Bang Muchyl juga turut berkontribusi besar dalam pelaksanaan program ini. Kolaborasi antar berbagai elemen relawan ini menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama lintas daerah dan organisasi dapat memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat terdampak bencana.
Dwei Yanto (Koordinator CORRE INDONESIA)
Relawan CORRE INDONESIA terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, memperkuat solidaritas dan kepedulian antar sesama, serta mendukung proses pemulihan pasca bencana dengan berbagai program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Dalam upaya mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat yang terdampak, CORRE INDONESIA menggandeng relawan Sibat PMI ranting Gandapura, Kabupaten Bireuen. Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial, mulai dari renovasi fasilitas pendidikan hingga bantuan kebutuhan dasar bagi pengungsi.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah renovasi tempat ngaji anak-anak di sebuah pesantren di Kampung Samuti, Kabupaten Bireuen. Tempat belajar yang sebelumnya kurang memadai kini mendapatkan sentuhan perbaikan yang signifikan, sehingga anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan kondusif. Program ini tidak hanya meningkatkan fasilitas fisik, tetapi juga memberikan semangat baru bagi generasi muda untuk terus menimba ilmu agama.
Selain di Bireuen, relawan juga bergerak di Aceh Utara, tepatnya di Langkahan, di titik pengungsian yang menampung sekitar 45 Kepala Keluarga (KK). Di sini, mereka memberikan bantuan berupa tabung ELPIJI 3 kilogram untuk memenuhi kebutuhan peralatan masak yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban sehari-hari mereka dan menjaga kesehatan serta keamanan dalam memasak.
Kegiatan ini dikordinir langsung oleh Dwei Yanto, yang akrab dipanggil Dwie Derex, bersama Lukman, keduanya berasal dari Malang, Jawa Timur. Mereka memimpin tim dengan penuh dedikasi dan memastikan setiap bantuan tepat sasaran serta berjalan lancar sesuai rencana.
Selain CORRE INDONESIA dan Sibat PMI Gandapura, tim TSR yang dipimpin oleh Bang Muchyl juga turut berkontribusi besar dalam pelaksanaan program ini. Kolaborasi antar berbagai elemen relawan ini menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama lintas daerah dan organisasi dapat memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat terdampak bencana.
Dwei Yanto (Koordinator CORRE INDONESIA)
"Kami sangat bersyukur bisa berkontribusi langsung membantu saudara-saudara kita di Aceh. Kolaborasi dengan relawan lokal seperti Sibat PMI Gandapura sangat penting agar bantuan yang kami berikan tepat guna dan dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi relawan lain untuk terus berbuat kebaikan," ujar Dwei Yanto dengan penuh semangat.
Relawan CORRE INDONESIA terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, memperkuat solidaritas dan kepedulian antar sesama, serta mendukung proses pemulihan pasca bencana dengan berbagai program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
