Senyum Kembali: Layanan Psikososial PMI di Aceh Tamiang Pasca Banjir
lintas86.com, Aceh Tamiang - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menghadirkan layanan dukungan psikososial khusus bagi anak-anak korban banjir di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Selasa (4/1/2026).
Sebanyak 50 anak dari wilayah terdampak langsung banjir mengikuti kegiatan ini yang dirancang untuk membantu mereka mengekspresikan perasaan, mengurangi trauma, dan membangun kembali rasa aman yang sempat hilang akibat bencana.
Banjir yang melanda Aceh Tamiang belum lama ini tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik dan kerugian materi, tetapi juga luka psikologis mendalam, terutama pada anak-anak yang merupakan kelompok paling rentan. Menyadari hal tersebut, PMI Aceh bergerak cepat memberikan layanan psikososial yang bertujuan memulihkan kondisi mental dan emosional anak-anak pascabencana.
Relawan PMI mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas ramah anak seperti permainan kelompok menyenangkan, menggambar, bernyanyi, serta edukasi sederhana yang mudah dipahami. Reyhan Sabyna, petugas layanan psikososial PMI di lokasi, menjelaskan pentingnya perhatian khusus bagi anak-anak pascabencana.
“Anak-anak sangat rentan terhadap dampak psikologis bencana. Mereka sering mengalami rasa takut, cemas, dan kebingungan yang dapat mengganggu perkembangan mental. Melalui layanan ini, kami berupaya memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan perasaan, kembali ceria, dan mempercepat proses pemulihan mental,” ujarnya dengan penuh empati.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen PMI Aceh dalam memberikan perlindungan dan pendampingan berkelanjutan bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak, tidak hanya selama masa tanggap darurat tetapi juga pada fase pascabencana. PMI Aceh bertekad terus mendampingi dan memberikan dukungan psikososial agar anak-anak terdampak banjir dapat pulih secara menyeluruh, baik fisik maupun mental.
Selain layanan psikososial, PMI Aceh juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, dan komunitas setempat untuk menyediakan bantuan lanjutan bagi masyarakat terdampak, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar, fasilitas kesehatan, serta program pemulihan menyeluruh.
Dengan inisiatif ini, PMI Aceh berharap dapat memulihkan senyum dan semangat anak-anak di Aceh Tamiang, memberikan harapan baru, dan membangun ketahanan mental yang kuat agar siap menghadapi masa depan setelah melewati masa sulit akibat bencana.
PMI Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan memperhatikan kebutuhan psikososial anak-anak terdampak bencana, karena masa depan bangsa sangat bergantung pada kesehatan mental dan kesejahteraan generasi penerus.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi

Posting Komentar