Kesiapsiagaan Bencana! PMI Edukasi 1209 Siswa di 18 Lembaga Pendidikan di Lumajang - lintas86
HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kesiapsiagaan Bencana! PMI Edukasi 1209 Siswa di 18 Lembaga Pendidikan di Lumajang


lintas86.com, Lumajang – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana sejak dini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang melaksanakan program sosialisasi kebencanaan bagi siswa. Program yang dimulai pada tanggal 4 Februari 2026 ini menyasar beberapa lembaga pendidikan tingkat taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) di wilayah Kabupaten Lumajang. 

Pada hari pertama, PMI Kabupaten Lumajang mengunjungi SDN Boreng 1, SDN Boreng 2, TK Dharma Wanita Boreng, dan TK Muslimat NU Boreng. Program ini dilanjutkan pada 5 Februari 2026, menjangkau lembaga-lembaga seperti SDN Kutorenon 03, TK PKK Tunas Kutorenon, SDN 1 Selok Besuki, dan MI Nurul Islam Selok Besuki. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, PMI Lumajang didukung oleh satu orang pengurus, tiga staf, dan enam relawan yang berdedikasi.

Materi yang disampaikan meliputi Siaga Bencana Tingkatan Mula, sesi tanya jawab yang interaktif, pembagian doorprize, pembagian informasi dan edukasi (KIE), serta pemberian cenderamata. Tidak hanya itu, PMI juga memberikan buku dan bolpoin untuk mendukung proses belajar mengajar terkait kebencanaan.

Nurhadi Santoso, Wakil Sekretaris sekaligus Kepala Markas PMI Kabupaten Lumajang, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menanamkan pengetahuan kebencanaan sejak dini. 

"Kesiapsiagaan bencana tidak hanya penting untuk para orang dewasa, tetapi juga harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Dengan cara ini, tidak hanya anak-anak yang akan lebih siap menghadapi bencana, tetapi juga mereka dapat menyampaikan informasi ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar," ungkap Nurhadi.

Program yang dijadwalkan berlanjut hingga tanggal 11 Februari 2026 ini menargetkan total 18 lembaga pendidikan TK dan SD, dengan total peserta sebanyak 1209 siswa. 

PMI Kabupaten Lumajang berharap agar sosialisasi ini tidak hanya meningkatkan kesadaran tentang ragam bencana yang ada, tetapi juga mempersiapkan anak-anak untuk bertindak tepat saat terjadi bencana.

Seorang siswa dari SDN Boreng 2 yang mengikuti kegiatan ini menyatakan antusiasmenya. 

"Saya belajar banyak tentang apa yang harus dilakukan ketika ada gempa. Sangat menyenangkan, saya juga bisa bertanya banyak hal," ujar siswa tersebut.

PMI Kabupaten Lumajang menekankan bahwa pengetahuan kebencanaan harus terus disebarluaskan kepada semua lapisan masyarakat, dimulai dari generasi muda. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan Lumajang semakin siap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa mendatang.

Penulis: Zabidi 
Editor: Redaksi
Posting Komentar
Tutup Iklan