SMKN 1 Udanawu Gelar Diklat Pertolongan Pertama
Minggu, Februari 01, 2026
lintas86.com, Blitar - SMK Negeri 1 Udanawu menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pertolongan Pertama yang diikuti oleh 40 siswa, diklat ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan siswa dalam menangani situasi darurat, terutama di lingkungan sekolah.
Kegiatan dilaksnakan pada 1 Februari 2026 dibuka secara resmi oleh Moerdoko, S.Pd., M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana.
Dalam sambutannya, Moerdoko menyoroti pentingnya penguasaan pertolongan pertama sebagai bekal nyata bagi para siswa dalam menghadapi keadaan darurat.
"Kami berharap para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik sehari-hari serta menyebarkan pengetahuan ini dalam kegiatan rutin PMR di sekolah," ujar beliau.
Diklat ini difasilitasi oleh PMI Kabupaten Blitar Agus H dan Nova H, untuk membimbing para pesert nia.
Agus H berfokus pada materi Pertolongan Pertama dan Cidera Jalur, sementara Nova H menitikberatkan pada Cidera Otot Rangka dan prosedur Evakuasi.
Dengan metode yang interaktif dan dilengkapi dengan sesi praktik, para peserta mengikuti setiap materi dengan serius dan aktif.
Seorang peserta, Anisa Wulandari, salah satu anggota aktif PMR, menyatakan antusiasmenya terhadap pelatihan ini.
"Pelatihan ini sangat bermanfaat. Dengan pengetahuan yang kami dapatkan, kami lebih siap dalam menghadapi situasi darurat. Kami bisa lebih cepat dan tepat dalam memberikan pertolongan pertama saat diperlukan," ungkap Anisa.
Di sisi lain, dari PMI Kabupaten Blitar, Agus H menuturkan pentingnya pelatihan semacam ini untuk membangun generasi muda yang tanggap dan peduli.
"Melalui kegiatan semacam ini, kami tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membangun mental kesiapsiagaan siswa agar menjadi kader yang bermanfaat bagi sekolah dan masyarakat," jelas Agus.
Harapannya, dengan adanya pelatihan ini, siswa SMK Negeri 1 Udanawu dapat menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemampuan pertolongan pertama di lingkungan sekolah, sekaligus berkontribusi secara positif di masyarakat sekitar.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
