Wagub Jateng Taj Yasin: PMI Pilar Kesiapsiagaan dan Aksi Kemanusiaan Saat Bencana!
lintas86.com, Semarang – Semangat solidaritas dan kesiapsiagaan menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Kerja Provinsi Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah yang digelar di Kantor BPBD Jawa Tengah, Kamis, 12 Februari 2026.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Jawa Tengah, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan gerak cepat PMI dalam penanganan bencana dan kegiatan kemanusiaan.
“Kami ucapkan terima kasih sekaligus apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada PMI Provinsi Jawa Tengah. Dedikasi dan semangat pantang surut mereka, khususnya dalam penanganan bencana di daerah, sungguh menginspirasi,” ujar Wagub Taj Yasin dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Wagub menegaskan bahwa PMI tidak hanya berperan dalam penanganan bencana, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan darah masyarakat. Contohnya, selama pandemi Covid-19, PMI berhasil mengantisipasi lonjakan kebutuhan darah dengan sigap, yang menunjukkan koordinasi dan pelayanan cepat yang sangat dibutuhkan di masa genting.
Sementara itu, Ketua Pengurus PMI Jawa Tengah, Sarwa Pramana, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan integritas seluruh jajaran PMI.
Transparansi juga menjadi perhatian penting, dibuktikan dengan audit akuntansi publik yang menyatakan laporan keuangan PMI dapat dipertanggungjawabkan untuk masa kerja 2025.
Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada PMI kabupaten/kota dengan kinerja penggalangan dana terbaik selama Bulan Dana PMI 2025, yaitu Kabupaten Cilacap dengan sumbangan Rp 3,5 miliar dan Kota Semarang sebesar Rp 3,1 miliar.
Keberhasilan PMI Jawa Tengah bukan hanya angka, melainkan bukti nyata dari tekad dan kerja keras tanpa henti untuk melayani dan melindungi masyarakat. Semangat ini diharapkan terus menjadi motivasi dalam menghadapi tantangan kemanusiaan di masa depan.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Jawa Tengah, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan gerak cepat PMI dalam penanganan bencana dan kegiatan kemanusiaan.
“Kami ucapkan terima kasih sekaligus apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada PMI Provinsi Jawa Tengah. Dedikasi dan semangat pantang surut mereka, khususnya dalam penanganan bencana di daerah, sungguh menginspirasi,” ujar Wagub Taj Yasin dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Wagub menegaskan bahwa PMI tidak hanya berperan dalam penanganan bencana, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan darah masyarakat. Contohnya, selama pandemi Covid-19, PMI berhasil mengantisipasi lonjakan kebutuhan darah dengan sigap, yang menunjukkan koordinasi dan pelayanan cepat yang sangat dibutuhkan di masa genting.
Sementara itu, Ketua Pengurus PMI Jawa Tengah, Sarwa Pramana, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan integritas seluruh jajaran PMI.
Ia mengingatkan agar rapat pleno di tingkat kabupaten/kota terus dilaksanakan, terutama di tengah musim hujan yang diprediksi mencapai puncaknya.
Sepanjang tahun 2026, PMI Jawa Tengah telah berhasil menggalang donasi untuk berbagai bencana, termasuk tanah gerak di Sirampog, longsor di Majenang dan Banjarnegara, serta bencana di luar Jawa Tengah seperti Aceh dan Sumatera Utara.
“Kita harus tetap waspada dan siap siaga. PMI kabupaten/kota harap terus melaksanakan komunikasi intensif, demi kemanusiaan dan keselamatan warga,” tegas Sarwa.
Sepanjang tahun 2026, PMI Jawa Tengah telah berhasil menggalang donasi untuk berbagai bencana, termasuk tanah gerak di Sirampog, longsor di Majenang dan Banjarnegara, serta bencana di luar Jawa Tengah seperti Aceh dan Sumatera Utara.
"Total dana yang terkumpul mencapai Rp 2,78 miliar, dengan dukungan kendaraan dan relawan yang dikirimkan ke lokasi bencana,". Jelasnya
Transparansi juga menjadi perhatian penting, dibuktikan dengan audit akuntansi publik yang menyatakan laporan keuangan PMI dapat dipertanggungjawabkan untuk masa kerja 2025.
Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada PMI kabupaten/kota dengan kinerja penggalangan dana terbaik selama Bulan Dana PMI 2025, yaitu Kabupaten Cilacap dengan sumbangan Rp 3,5 miliar dan Kota Semarang sebesar Rp 3,1 miliar.
Keberhasilan PMI Jawa Tengah bukan hanya angka, melainkan bukti nyata dari tekad dan kerja keras tanpa henti untuk melayani dan melindungi masyarakat. Semangat ini diharapkan terus menjadi motivasi dalam menghadapi tantangan kemanusiaan di masa depan.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi


Posting Komentar