Lebaran, Jalur Trenggalek-Ponorogo Buka Tutup: Satlantas Polres Trenggalek Ingatkan Warga Mewaspadai Longsor
lintas86.com, Trenggalek - Memasuki musim mudik Lebaran, banyak masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman, salah satunya melewati jalur Trenggalek-Ponorogo. Namun, bagi pemudik yang berencana melintasi jalur ini, perlu meningkatkan kewaspadaan mereka.
Satlantas Polres Trenggalek kembali mengingatkan pemudik akan potensi bahaya longsor yang mengintai di ruas KM 16 Trenggalek-Ponorogo. Sistem buka tutup arus lalu lintas pun diberlakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto, menyampaikan bahwa kewaspadaan ekstra diperlukan karena kondisi lereng perbukitan di sekitar lokasi masih rawan terjadi longsor susulan.
"Potensi longsor masih ada, makanya saat ini diberlakukan sistem buka tutup, bergantian dari kedua arah," ujar AKP Sony dalam pernyataannya pada Jumat, 20 Maret 2026.
AKP Sony juga menekankan bahwa jika kondisi cuaca berubah menjadi hujan deras dan berlangsung lama, pihaknya tidak akan segan-segan untuk menutup akses Trenggalek-Ponorogo yang melewati KM 16 di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah risiko dan memastikan keselamatan pengguna jalan.
"Jika kondisi dinilai aman, maka arus lalu lintas akan kembali dibuka," tambahnya.
Sebagai bagian dari langkah antisipasi, Satlantas Polres Trenggalek telah menyiapkan rekayasa lalu lintas jika terjadi keadaan darurat, seperti longsor susulan. Akses kendaraan akan dialihkan melalui jalur bawah dan beberapa alternatif lainnya.
Namun, AKP Sony mengingatkan bahwa jalur alternatif ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan mobil pribadi, medan yang sempit dengan turunan serta tanjakan ekstrem tidak memungkinkan dilewati oleh kendaraan besar seperti truk ataupun bus.
Sony mengungkapkan bahwa dalam dua hari terakhir terjadi peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan pada ruas jalan ini.
"Kendaraan dengan pelat nomor luar kota banyak melintas, terutama dari arah timur. Dari arah Jakarta maupun Jawa Tengah juga terjadi peningkatan," terang Sony.
Oleh karena itu, masyarakat yang melintasi jalur ini diimbau untuk berhati-hati dan berkendara secara tertib sambil mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.
"Keselamatan tetap paling utama. Jika mengantuk, jangan dipaksa mengemudi, silakan istirahat di rest area atau tempat lain," jelas AKP Sony menutup pernyataannya.
Keberadaan sistem buka tutup di jalur Trenggalek-Ponorogo ini merupakan langkah preventif yang diambil oleh pihak kepolisian guna meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti arahan dan imbauan dari Satlantas Polres Trenggalek, sehingga pengalaman mudik dapat tetap nyaman dan selamat.
Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi



Posting Komentar