PMI Jember Bergerak Cepat Normalisasi Sumur Terdampak Banjir



lintas86.com, Jember - Akibat luapan sungai Dinoyo beberapa waktu lalu, sumur-sumur milik warga Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, mengalami pencemaran serius. Kondisi air sumur yang berubah keruh dan berbau menyulitkan warga dalam mendapatkan sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan harian. Menyadari keadaan ini, tim Palang Merah Indonesia (PMI) Jember segera turun tangan melaksanakan aksi kemanusiaan dengan melakukan normalisasi sumur pada Kamis siang (05/03/26).

Upaya normalisasi ini melibatkan delapan relawan dari tim Wash PMI Jember yang secara proaktif bekerja dari sumur ke sumur. 
 
Dengan menggunakan dua mesin penyedot air, mereka menyedot lumpur yang mencemari air hingga bersih, yang mana satu sumur umumnya membutuhkan dua hingga tiga kali proses normalisasi agar air kembali layak digunakan. 
 
Ali Purnomo, Ketua RT 03/RW 11 Dusun Krajan, Desa Gugut, menjelaskan, 
 
"Banyak sumur warga disini tak bisa dipakai karena airnya keruh bercampur lumpur, ada yang sudah mengeluarkan bau."

Masalah ini diperparah dengan rendahnya ketinggian bibir sumur warga yang hanya berkisar antara 30 sampai 50 sentimeter, mempermudah air banjir mencemari sumber air. 
 
Sebanyak sebelas sumur warga menjadi target normalisasi, namun hanya empat sumur yang sempat dinormalisasi oleh PMI Jember, sedangkan yang lainnya sudah berhasil dibersihkan oleh warga setempat.

Narto, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jember, menyatakan upaya normalisasi ini bertujuan untuk memastikan warga dapat kembali menggunakan air sumur dengan aman. 
 
"Ada 8 relawan Tim Wash PMI Jember yang hari ini terlibat dalam aksi kemanusiaan melakukan normalisasi air sumur di desa Gugut ini. Dengan normalisasi sumur diharapkan warga bisa kembali menggunakan air sumur untuk kebutuhan mereka sehari-hari," ujarnya.

Pendukung Distribusi Air Bersih

Bersamaan dengan proses normalisasi, PMI Jember juga merespons kebutuhan air bersih warga dengan mendistribusikan air menggunakan truk tangki ke berbagai titik di desa tersebut. 
 
Dua relawan PMI ditugaskan untuk mengisi tandon-tandon air berkapasitas 1200 liter di empat lokasi yang berbeda. Meski jalanan masih dipenuhi endapan lumpur, pendistribusian air bersih berjalan lancar.

"Kami mendistribusikan air bersih ke empat titik di Desa Gugut ini untuk memastikan kebutuhan air bersih sementara tetap terjaga," ungkap Narto, yang memimpin aksi kemanusiaan tersebut. 
 
Perlengkapan yang dibawa oleh PMI Jember tidak hanya terbatas pada mesin pompa tetapi juga mencakup dua armada truk, yakni truk pengangkut peralatan dan truk tangki berkapasitas 5000 liter yang memastikan ketersediaan air bersih di lokasi terdampak.

Dengan adanya langkah konkrit dari PMI Jember dalam merespons bencana banjir, diharapkan masyarakat Desa Gugut dapat segera pulih dan kembali beraktivitas normal. 
 
Bantuan ini tidak hanya meringankan beban warga yang terdampak, tetapi juga memastikan kelangsungan hidup pasca bencana, di mana akses terhadap air bersih menjadi kebutuhan yang sangat vital. 
 
PMI Jember berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam menghadapi dan mengatasi dampak bencana.

Penulis: Zabidi 

Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • PMI Jember Bergerak Cepat Normalisasi Sumur Terdampak Banjir
  • PMI Jember Bergerak Cepat Normalisasi Sumur Terdampak Banjir
  • PMI Jember Bergerak Cepat Normalisasi Sumur Terdampak Banjir
  • PMI Jember Bergerak Cepat Normalisasi Sumur Terdampak Banjir
  • PMI Jember Bergerak Cepat Normalisasi Sumur Terdampak Banjir
  • PMI Jember Bergerak Cepat Normalisasi Sumur Terdampak Banjir

Posting Komentar