Mess Relawan PMI Sumbar Resmi Beroperasi



LINTAS86.comPADANG — Guna mendukung kinerja garda terdepan penanggulangan bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat kini resmi mengoperasikan fasilitas Mess Relawan yang berlokasi di kompleks Markas PMI Sumbar, Kota Padang. Kehadiran sarana penginapan yang representatif ini diharapkan menjadi ruang pemulihan fisik dan mental bagi para relawan yang diterjunkan dalam berbagai misi kemanusiaan di ranah Minang.

Prosesi peresmian berlangsung khidmat pada Selasa (5/8/2026), ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Ketua Bidang Relawan PMI Pusat Sasongko Tedjo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar dr. Aklima (mewakili Gubernur), serta Ketua PMI Provinsi Sumbar H. Aristo Munandar. Perhelatan tersebut juga dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Australia Nadya, jajaran Setda Sumbar, serta pengurus PMI kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Kolaborasi Strategis dan Fasilitas Berstandar


Pembangunan mess ini terwujud berkat kolaborasi lintas lembaga selama kurun waktu dua tahun melalui skema pendanaan bersama antara PMI Pusat, International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), serta dukungan dana hibah APBD Provinsi Sumatera Barat.

Secara fisik, bangunan fungsional ini dilengkapi tiga unit kamar berkapasitas memadai dengan fasilitas standar setara penginapan kelas melati. Kehadiran ruangan yang bersih dan sejuk disiapkan untuk memastikan personel relawan dapat beristirahat maksimal seusai bertugas di lapangan.

Dukungan PMI Pusat dan Pemprov Sumbar


Ketua Bidang Relawan PMI Pusat, Sasongko Tedjo, memberikan apresiasi tinggi atas langkah PMI Sumbar dan Pemprov.

Menurutnya, sepeerti dikutip dari ANEWS.co, fasilitas menginap merupakan pemenuhan hak dasar relawan yang sangat menentukan efektivitas operasional di daerah rawan bencana.

"Apa yang dibangun Sumatera Barat ini patut menjadi contoh bagi markas PMI provinsi lainnya. Dengan adanya mess ini, para relawan yang datang membantu dapat beristirahat dengan nyaman setelah menjalankan tugas-tugas kemanusiaan," ujar Sasongko.

Sementara itu, Kadinsos/Kadin Kesehatan Sumbar dr. Aklima menyampaikan bahwa Pemprov mendorong agar gedung ini memiliki fungsi ganda. Ketika situasi daerah sedang aman dari tanggap darurat, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pusat edukasi, pelatihan (capacity building), lokakarya, hingga simulasi penanganan bencana bagi anggota PMR, KSR, dan relawan berbasis masyarakat.

Skema Pengelolaan Mandiri (Dual-Use)


Ketua PMI Sumbar H. Aristo Munandar memaparkan bahwa prioritas utama gedung ini adalah mendukung pergerakan relawan. Namun, untuk menjaga keberlanjutan fungsi serta menutupi biaya pemeliharaan rutin seperti listrik, air, dan kebersihan, pihak PMI merancang skema pengelolaan yang adaptif.

"Bila sedang tidak digunakan untuk kegiatan kemanusiaan atau pelatihan, mess ini akan dimanfaatkan secara komersial. Hasilnya akan digunakan untuk membantu menutup biaya operasional dan pemeliharaan fasilitas," terang Aristo.

Dengan lokasi mess yang berada satu kompleks dengan Markas PMI Sumbar, mobilisasi personel dan koordinasi taktis penanganan bencana di Sumatera Barat kini dapat dilakukan dengan lebih cepat, efektif, dan efisien.

Penulis: Zabidi
Editor: Redaksi
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Mess Relawan PMI Sumbar Resmi Beroperasi
  • Mess Relawan PMI Sumbar Resmi Beroperasi
  • Mess Relawan PMI Sumbar Resmi Beroperasi
  • Mess Relawan PMI Sumbar Resmi Beroperasi
  • Mess Relawan PMI Sumbar Resmi Beroperasi
  • Mess Relawan PMI Sumbar Resmi Beroperasi

Posting Komentar