PMI Matangkan Persiapan Event Nasional di Blitar

 

LINTAS86.comBLITAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar bersama PMI Provinsi Jawa Timur terus menggenjot pematangan persiapan pelaksanaan Event Nasional PMI tahun 2026. Perhelatan akbar tingkat nasional ini dipastikan akan melibatkan ribuan pengurus, official, serta peserta delegasi yang datang dari 38 provinsi di seluruh penjuru Indonesia.

Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor yang digelar di Ruang Transit Candi Penataran, kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar, pada Senin (24/8/2026). Rapat penting tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Blitar, Wakil Bupati Blitar, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, jajaran Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur, serta Pengurus PMI Kabupaten Blitar. Tak hanya internal kepalangmerahan, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir mendukung, seperti Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata, Kabag Umum, serta Kabag ProKopim.

Dalam rapat koordinasi tersebut, seluruh elemen membedah berbagai aspek teknis dan strategis secara rinci. Pembahasan meliputi pemetaan lokasi utama, penataan area perkemahan peserta, sistem akomodasi, manajemen konsumsi, pemenuhan ketersediaan air bersih, skema transportasi, hingga kejelasan pembagian tugas dan dukungan anggaran antara PMI Pusat, PMI Provinsi Jawa Timur, dan PMI Kabupaten Blitar.

Bumi Perkemahan Serut di Kabupaten Blitar telah ditetapkan sebagai lokasi utama pelaksanaan kegiatan. Meski demikian, dampak perhelatan ini dirancang tidak hanya terpusat di area perkemahan, tetapi juga melibatkan masyarakat luas melalui pemanfaatan homestay warga, pelibatan UMKM lokal, penyediaan kuliner khas Blitar, hingga aktivitas interaktif di desa binaan.

Sekretaris PMI Kabupaten Blitar, Sunu Ali Wardhana, menyampaikan bahwa seluruh kesiapan logistik dan teknis harus diperhitungkan secara presisi mengingat skala acara yang sangat besar.

“Persiapan harus dilakukan secara matang karena kegiatan ini berskala nasional dan akan melibatkan peserta dari 38 provinsi. Tidak hanya kesiapan lokasi, tetapi juga akomodasi, transportasi, konsumsi, air bersih, keamanan, hingga keterlibatan masyarakat harus kita siapkan sejak awal. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam konsep kegiatan. Disiapkan sebanyak 10 desa binaan yang direncanakan menjadi lokasi kegiatan berfokus pada edukasi kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, baik di kawasan pesisir maupun pegunungan,” tegas Sunu Ali Wardhana.

Dari aspek teknis operasional, tim gabungan akan segera melakukan peninjauan lapangan guna memeriksa ketersediaan sumber air bersih serta kebutuhan instalasi pompa di Bumi Perkemahan Serut. Di saat bersamaan, pendataan kapasitas homestay, hotel, catering, dan UMKM lokal terus dipacu guna menjamin kenyamanan seluruh peserta.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas, panitia telah merancang sistem penjemputan dari berbagai titik kedatangan utama seperti Bandara Juanda dan Stasiun Blitar, lengkap dengan alokasi kendaraan operasional bagi pengurus dan official. Selain itu, pihak Event Organizer (EO) diusulkan hadir untuk membantu aspek tata letak (layout), desain visual dan digital, serta rundown acara. Melalui sinergi kuat ini, Kabupaten Blitar optimistis mampu menjadi tuan rumah yang siap dan berdaya.


Penulis: Zabidi 

Editor: Redaksi

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • PMI Matangkan Persiapan Event Nasional di Blitar
  • PMI Matangkan Persiapan Event Nasional di Blitar
  • PMI Matangkan Persiapan Event Nasional di Blitar
  • PMI Matangkan Persiapan Event Nasional di Blitar
  • PMI Matangkan Persiapan Event Nasional di Blitar
  • PMI Matangkan Persiapan Event Nasional di Blitar

Posting Komentar